Indonesia tegaskan jalan menuju industri 4.0
Elshinta
Sabtu, 06 April 2019 - 08:37 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Indonesia tegaskan jalan menuju industri 4.0
Sumber Foto: https://bit.ly/2UyC2Ao

Elshinta.com -Kepala BKPM, Thomas Lembong mengatakan, `Making Indonesia 4,0` merupakan inisiatif yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu ini yang akan mendorong produktivitas dan daya saing industri manufaktur Indonesia.

Hal itu disampaikan Thomas Lembong, usai acara serah terima Indonesia sah menjadi Partner Country Hannover Messe 2020, terhitung sejak Selasa (2/4) lalu, demikian Pensosbud KBRI Berlin, Hannan Hadi, dikutip Antara, Sabtu (6/4).

Acara serah terima Indonesia menjadi Partner Country Hannover Messe 2020 ditandai dengan serah terima Partner Country Hannover Messe dari Swedia, selaku Partner Country 2019, kepada Indonesia.

Dari Indonesia, serah terima diwakili Kepala BKPM, Thomas Lembong, yang sebelumnya juga hadir pada acara pembukaan pameran . Indonesia merupakan negara ASEAN pertama yang menjadi partner country Hannover Messe.

Thomas Lembong mengatakan Indonesia sebagai Negara Mitra di 2020, akan manfaatkan peluang ini untuk mempromosikan kerjasama, kemitraan, perdagangan dan investasi.

Menurutnya menjadi mitra Hannover Messe akan melengkapi inisiatif “Making Indonesia 4,0”. Inisiatif yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu ini akan mendorong produktivitas dan daya saing industri manufaktur Indonesia.

Kepala BKPM yang hadir mewakili Menteri Perindustrian RI mengatakan Indonesia telah menyiapkan peta jalan implementasi industri 4.0. Peta jalan ini fokus pada peningkatan arus barang, penguatan UKM, peningkatan investasi, penguatan infrastruktur digital serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Secara khusus, Indonesia akan mendorong pendidikan dan pelatihan vokasi melalui kerja sama kemitraan dengan universitas, pelaku usaha, serta kerja sama internasional.

Plt. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional–Kementerian Perindustrian RI, Ngakan Antara, menjelaskan untuk Hannover Messe tahun depan, Indonesia tengah menyiapkan beberapa perusahaan yang akan menunjukkan kemajuan industri nasional.

Sesuai dengan tema Making Indonesia 4,0, ada lima sektor industri prioritas yang akan ditampilkan. Kelima sektor tersebut adalah makanan dan minuman, tekstil, otomotif, elektronika, dan kimia/farmasi.

Dubes Indonesia untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno, yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, di luar lima sektor prioritas nasional tadi, juga mendorong agar industri dirgantara juga tampil pada Hannover Messe 2020.

Sebagai gambaran, pada Hannover Messe yang berlangsung sampai 5 April, Swedia membawa 160 perusahaan, seperti ABB, Ericsson, Combient, SKF dan Tetra Pak.

Kegiatan serah terima Partner Country Hannover Messe dilaksanakan di sela – sela ASEAN Forum 2019, dengan tema “Southeast Asia’s Transformation to Industry 4.0”. Forum tersebut diadakan Kamar Dagang dan Industri Jerman dan dihadiri sejumlah pebisnis ASEAN.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sembilan orang tewas saat pesawat penerjun payung jatuh di Swedia
Senin, 15 Juli 2019 - 16:05 WIB
Elshinta.com - Pihak berwenang Swedia pada Minggu (14/7) waktu setempat menyatakan sembila...
Prancis, Inggris, Jerman sebut kesepakatan nuklir berisiko kandas
Senin, 15 Juli 2019 - 13:27 WIB
Elshinta.com - Prancis, Inggris dan juga Jerman pada Minggu mengatakan disibukkan oleh pen...
Menlu: Inggris akan bebaskan tanker Iran asal tak pergi ke Suriah
Minggu, 14 Juli 2019 - 15:28 WIB
Elshinta.com - Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengatakan kepada mitranya Iran pad...
Inggris: Tiga kapal Iran berupaya menghadang kapal kami di Teluk
Kamis, 11 Juli 2019 - 15:36 WIB
Elshinta.com - Tiga kapal Iran berupaya menghadang tanker British Heritage, yang melintasi...
Ketua partai berkuasa Rumania dipenjara karena korupsi
Selasa, 28 Mei 2019 - 06:27 WIB
Elshinta.com - Liviu Dragnea, ketua partai berkuasa Rumania PSD, pada Senin mulai menjalan...
Polisi Perancis buru orang yang tinggalkan bom di Lyon
Minggu, 26 Mei 2019 - 06:51 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian Perancis memburu seorang lelaki yang meninggalkan bom di s...
Eurostat: Ekspor Uni Eropa ke dunia naik 3,1 persen
Minggu, 19 Mei 2019 - 09:38 WIB
Elshinta.com - Kantor statistik Uni Eropa, Eurostat menyatakan ekspor barang-barang dari kawasa...
Rusia tak akan kandangkan Sukhoi pascainsiden pendaratan darurat tewaskan 41 orang
Selasa, 07 Mei 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Menteri Transportasi Rusia Yevgeny Ditrikh pada Senin (6/5) waktu setempat ...
Korban kecelakaan pesawat di bandara Rusia bertambah jadi 41 jiwa
Senin, 06 Mei 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com - Pihak berwenang Rusia mengatakan pada Minggu (5/5) sore bahwa 41 orang tewas dal...
Kanselir Jerman janjikan bantuan puluhan juta euro negara Afrika Barat
Kamis, 02 Mei 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Kanselir Jerman Angela Merkel menjanjikan bantuan senilai jutaan euro kepad...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once