Penyakit infeksi pernafasan dan pencernaan serang balita
Elshinta
Sabtu, 06 April 2019 - 17:16 WIB |
Penyakit infeksi pernafasan dan pencernaan serang balita
Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) di Makassar, Sabtu (6/4). Sumber foto: https://bit.ly/2CVyDkP

Elshinta.com - Dokter spesialis anak Dr Setia Budi Salekede Sp.A(K) mengatakan penyakit infeksi saluran pernafasan dan gangguan pencernaan yang paling sering menyerang anak di Makassar.

Dr Setia Budi di Makassar, Sabtu (6/4) mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini masih sama dengan hasil penelitian yang dirilis kementerian kesehatan pada 2013. "Hasil riset (sesuai data departemen kesehatan pada 2013) menunjukkan 41,9 persen anak di Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pencernaan dan 12,2 persen terkena diare. Hal itu juga berlaku di Makassar saat ini," katanya seperti dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, besarnya potensi ancaman kedua penyakit itu menyerang anak-anak khususnya di usia balita dikarenakan beberapa hal seperti anak yang sedang dalam masa aktif.

Untuk menghindari itu, kata dia, maka orang tua waspada dengan memperhatikan nutrisi dan perlindungan yang tepat.

Yakni dengan memberikan asupan probiotik seperti lactobacillius rhamnosus yang telah diuji klinis dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna dan meningkatkan daya tahan tubuh. "Memang belum ada riset terbaru soal kedua penyakit itu (sejak 2013), namun memang besar di Makassar. Artinya butuh pemberian asupan yang cukup untuk si kecil," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sonia Wibisono: Virus corona mirip Sars, tips pencegahan
Sabtu, 25 Januari 2020 - 08:19 WIB
Virus corona menarik perhatian dokter cantik Sonia Wibisono. Virus mirip Sars ini telah memakan pulu...
Virus corona mirip Sars, tips anak sehat ala Dokter Sonia Wibisono
Sabtu, 25 Januari 2020 - 07:55 WIB
Dokter Sonia Wibisono mengatakan virus corona (coronavirus) atau pneumonia menyerupai virus Sars yan...
PPI Tiongkok: WNI di Wuhan aman dari virus corona
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:44 WIB
Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok, Nur Mursyafak mengeluarkan pernyataan sehubungan...
Terkait virus corona, ini saran dari WHO
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:32 WIB
Pnemonia atau virus corona tengah ditakuti masyarakat. Puluhan korban jiwa terjangkit penyakit ini.
Virus corona mematikan, IDI sarankan masyarakat jangan panik
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:23 WIB
Terkait virus corona, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) menyarankan masyarakat tetap w...
IDI: Usia tua dan balita rentan terjangkit virus corona
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:07 WIB
Wabah pneumonia atau virus corona dapat terjangkit kepada semua orang. Namun perlu diwaspadai bagi o...
Dinas Kesehatan NTT: Sembilan kabupaten telah terpapar DBD
Jumat, 24 Januari 2020 - 19:56 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dominikus Minggu Mere menyebutkan sudah sembila...
Prajurit Kostrad ingatkan warga pedalaman Papua waspada jentik nyamuk 
Kamis, 23 Januari 2020 - 20:10 WIB
Prajurit Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung da...
BRI bantah karyawan Huawei terjangkit Virus Corona
Kamis, 23 Januari 2020 - 18:45 WIB
Saat ini Virus Corona menjadikan momok menakutkan bagi masyarakat. Pertama muncul di Wu Han, Cina, s...
Ramai virus Korona, Jepang minta warganya hindari perjalanan ke Wuhan 
Kamis, 23 Januari 2020 - 17:16 WIB
Jepang pada Kamis (23/1) menaikkan tingkat imbauannya terkait  penyakit menular dari satu menjadi d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV