Tingkatkan kewaspadaan ancaman resistensi antibiotik
Elshinta
Selasa, 09 April 2019 - 14:16 WIB |
Tingkatkan kewaspadaan ancaman resistensi antibiotik
Antibiotik. Sumber foto: https://bit.ly/2YZvqdC

Elshinta.com - Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman penyakit dan resistensi antibiotik yang kini menjadi bagian isu penting dalam kesehatan global, kata Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian RI, Syamsul Ma`arif.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Pontianak, Selasa (9/4), menurut dia, saat ini masyarakat masih belum memahami bahaya dari AMR/AMU, penyakit infeksi baru dan zoonosis. "Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat," kata dia.

Civitas academica sebagai calon tenaga kesehatan profesional serta agen perubahan di masa depan harus memperoleh pengetahuan terkini mengenai tantangan kesehatan yang membutuhkan komitmen bersama pada lintas sektor dan lintas organisasi ini.

Terkait hal itu, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Ditjen PKH) bersama Unit Khusus Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-bangsa di bidang Kesehatan Hewan (FAO ECTAD Indonesia) dan sejumlah mitra lintas sektor memberikan kuliah umum di Universitas Nusa Tenggara Barat. Kuliah umum ini merupakan seri terakhir dari rangkaian kuliah umum di sebelas fakultas kedokteran hewan di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut membahas berbagai isu penting dalam kesehatan global yaitu resistensi antimikroba (antimicrobial resistance- AMR), penggunaan antimikroba (antimicrobial usage- AMU), penyakit infeksi baru/berulang (PIB) serta penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya (zoonosis) ini telah berlangsung sejak tahun 2017 dan diselenggarakan dengan dukungan dari USAID.

Sementara Fadjar Sumping Tjatur Rasa, Direktur Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI, menambahkan bahwa terjadinya resistensi antimikroba tidak terlepas dari penyimpangan dalam penggunaan antimikroba di sektor peternakan seperti penggunaan antibiotic growth promotor (AGP), penggunaan antibiotik untuk pencegahan tanpa pengawasan dokter hewan serta kelemahan dalam diagnosa penyakit sehinga pengobatan tidak tepat. Oleh karena itu perguruan tinggi juga harus membekali para mahasiswa tentang bagaimana penggunaan antimikroba secara bijak dan bertanggung jawab, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ahli: Usia 40 tahun sebaiknya periksa kondisi jantung 
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Ahli jantung Dr. Dyana Dyana Sarvasti dr., SpJP (K) mengatakan jika seseorang yang s...
 Cegah peredaran narkoba, Polres Kudus-PO Bus tes urine supir
Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:48 WIB
Elshinta.com - Tim Satuan Reserse Narkoba bersama Urdokkes Polres Kudus  Jawa Tengah menggelar ins...
RSUI bertekad jadi rujukan internasional
Selasa, 13 Agustus 2019 - 19:54 WIB
Elshinta.com - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) resmi membuka layanan canggih kateterisasi...
Dinkes Kota Pekanbaru mulai kekurangan stok masker
Selasa, 13 Agustus 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengajukan sebanyak 210.000 masker tambahan ke Dinas K...
Dinkes pastikan stok obat cukup untuk tangani pasien ISPA di Pekanbaru
Selasa, 13 Agustus 2019 - 11:43 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Riau memastikan stok obat bagi pasien Infeks...
Turunkan kolesterol saat Idul Adha dengan konsumsi ini
Minggu, 11 Agustus 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Hari Raya Idul Adha sangat identik dengan mengonsumsi daging kurban yang be...
Ingin berhenti merokok? berikut tipsnya
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 09:58 WIB
Elshinta.com - Setiap orang tentu tahu efek buruk merokok bagi kesehatan. Merokok bukan ha...
Jemaah haji diharap siapkan stamina fisik hadapi Armuzna
Jumat, 09 Agustus 2019 - 07:08 WIB
Elshinta.com - Menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), Menteri Ag...
Jemaah calhaj diimbau jaga keseimbangan ibadah dan istirahat
Jumat, 02 Agustus 2019 - 09:54 WIB
Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengimbau jemaah calon haji Indonesia agar senantiasa ...
BNN sebut ganja tidak sebabkan meninggal tapi bodoh
Rabu, 31 Juli 2019 - 23:14 WIB
Elshinta.com - Seseorang pengguna ganja tidak serta-merta meregang nyawa ketika menyalahgunakan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)