A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionu5o1k3h0gduiv0oiq0i1725mk5avfveq): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

Gubernur DKI sebut banjir di Cawang akibat kurang pompa air
Gubernur DKI sebut banjir di Cawang akibat kurang pompa air
Selasa, 09 April 2019 - 17:26 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Dody Handoko/Elshinta

Elshinta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan permasalahan banjir di wilayah Cawang, Jakarta Timur bukan akibat dari adanya proyek pembangunan moda transportasi berbasis rel, Light Rapid Transit (LRT), melainkan akibat kurangnya pompa air dari kontraktor proyek tersebut.

"Jadi kalau yang kurang menyediakan pompa gedung ya gedung yang salah, jadi bukan LRT-nya, tapi pompa yang kurang. Karena pompa yang kurang maka terjadi genangan," ujar Anies di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Selasa (9/4), dilaporkan Reporter Elshinta Dody Handoko.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menanggapi pernyataan Anies mengenai proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek yang menjadi penyebab banjir di bawah jalan layang Pancoran dan `underpass` Cawang. Menhub meminta Anies mempunyai bukti yang pasti sebelum menuding pembangunan LRT Jabodebek sebagai penyebab banjir.

Sedangkan, Anies memeriksa tiga titik lokasi genangan saat hujan deras awal pekan lalu. Lokasi pertama yang dikunjungi Anies adalah kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (4/4), di mana menurut dia genangan air yang muncul di kawasan itu disebabkan banyak saluran air terhalang pilar pembangunan LRT dan Tol Becakayu.

Pihak kontraktor juga dinilai terlambat memasang pompa air. Galian proyek juga menyebabkan lumpur yang semakin membuat air menggenang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 20:17 WIB
Elshinta.com - Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Maruarar Siahaan menilai pernyataan Ketua...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menindak tegas polisi yang diketahui ...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Pengamanan di wilayah Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Sabtu (25/5) malam te...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 18:54 WIB
Elshinta.com - Setelah pembatasan akses ke media sosial resmi dicabut pada Sabtu siang, Menteri...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 18:34 WIB
Elshinta.com - Polisi membentuk tim pencari fakta untuk menyelidiki korban anak-anak yang didug...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Akses jalan menuju Istana Merdeka, Mahkamah Konstitusi, dan sejumlah gedung...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 10:37 WIB
Elshinta.com - Aktivitas jual beli di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta Pusat, khususnya d...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Satu unit Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas dipasang di...
Jumat, 24 Mei 2019 - 19:34 WIB
Elshinta.com - Wakil Kepala Polres Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat menyambangi markas Fro...
Jumat, 24 Mei 2019 - 10:31 WIB
Elshinta.com - Dua hari setelah kericuhan di daerah Tanah Abang dan Sarinah, jalan-jalan di sek...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung