Siswi SMP Audrey dikeroyok 12 pelajar SMA, ini kata KPAI
Rabu, 10 April 2019 - 09:02 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
KPAI saat memberikan pernyataan terkait game daring di Jakarta, Selasa (2/4/2019). Sumber foto: https://bit.ly/2YWbatr

Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati menyesalkan pengeroyokan 12 siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat, terhadap Audrey yang masih SMP karena motif asmara.

"KPAI menyesalkan adanya kasus pengeroyokan terhadap anak dengan pelaku anak juga," kata Rita saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (9/4).

Menurut dia, proses penyelesaian kasus tersebut harus dilandaskan pada Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) yang menyebutkan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) adalah anak pelaku, korban dan saksi.

Komisioner KPAI bidang Pengasuhan mengatakan, SPPA lahir dengan prinsip "restorative justice" atau pemulihan situasi anak pada kondisi semula.

"Kepada korban, proses perlindungan dan rehabilitasinya harus dipastikan dan ini yang dilakukan saat ini oleh Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar," kata dia, dikutip Antara

Bagi pelaku, kata dia, proses yang dilakukan dilandaskan pada SPPA. KPAD bertugas memastikan proses yang menyangkut korban dan pelaku sesuai dengan regulasi berlaku.

Sementara itu, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan, pihaknya meminta kepolisian mengusut tuntas dan mendorong penyelesaian kasus ini menggunakan ketentuan UU SPPA.

KPAI/KPPAD Pontianak, kata dia, akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Pontianak untuk pemenuhan hak rehabiltasi kesehatan korban, termasuk pengawasan ke pihak rumah sakit yang merawat korban. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:18 WIB
Elshinta.com - Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyatakan, lima terduga t...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Da...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:10 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Agus Triatmaja membenarkan peristi...
Jumat, 24 Mei 2019 - 18:11 WIB
Elshinta.com - Tim gabungan Satpol PP Kota Malang, Bakesbang, TNI, dan kepolisian menggela...
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatak...
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Raden...
Kamis, 23 Mei 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Polisi telah m...
Kamis, 23 Mei 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Belasan orang ditemukan bersembunyi di Gedung Pertokoan Sarinah saat kericuhan t...
Selasa, 21 Mei 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Polisi berhasil membekuk dua pemuda bersama komplotannya yang masih remaja....
Senin, 20 Mei 2019 - 16:29 WIB
Elshinta.com - Ambulans milik DPD Partai Perindo Kota Sukabumi bernopol B 1893 PYD sempat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung