Cegah perundungan, Kemendikbud minta siswa bijak gunakan medsos
Kamis, 11 April 2019 - 08:42 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2P6UdrK

Elshinta.com - Direktur Pembinaan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Purwadi meminta siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial terutama mencegah terjadi peristiwa yang dialami Audrey di Pontianak.

"Awal mulanya karena komentar di Facebook. Untuk itu, kami imbau siswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial," ujar Purwadi di Jakarta, Rabu (10/4).

Ia juga meminta kepala sekolah dan guru harus selalu mengarahkan dan membimbing siswanya dalam menggunakan medsos, termasuk berita-berita hoaks atau bohong.

Purwadi mengaku prihatin akan kasus yang dialami oleh siswi SMP di Pontianak, Audrey. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat.

Menurut Purwadi, berdasarkan laporan yang diterima kasus ini terjadi di luar sekolah yang dilakukan para siswi dari sekolah yang berbeda, "Kasus ini sudah ditangani pihak penegak hukum," katanya, dikutip Antara.

Saat ditanya, hukuman apa yang sepadan bagi pelaku kekerasan siswi tersebut, Purwadi mengutarakan korban dan pelaku sebaiknya tetap dilindungi hak pendidikannya.

“Sanksi pasti ada namun kita tunggu hasil pemeriksaan dari aparat penegak hukum namun hak pendidikan anak jangan sampai tercerabut.Tentang pembinaannya kepada pelaku sebaiknya ditanyakan juga kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI," imbuh dia.

Audrey (14) adalah seorang siswi SMP di Pontianak Kalimantan Barat yang dikeroyok oleh sejumlah siswi SMA. Akibat pengeroyokan itu, Audrey mengalami trauma dan dirawat di sebuah rumah sakit. Pemicu pengeroyokan diduga akibat masalah asmara dan saling komentar di media sosial. 

Kasus Audrey sempat menghebohkan dunia dengan menjadi trending topic di Twitter dengan tagar #JusticeForAudrey.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 23 Mei 2019 - 18:22 WIB
Elshinta.com - Empat program pendidikan (Prodi) Universitas Negeri Malang ikuti sertifikas...
Rabu, 22 Mei 2019 - 14:06 WIB
Elshinta.com - Syahmi Kafin Fahreza, Dita Fomara Tuasikal dan Muhammad Fitrah Ashary Bangun tig...
Selasa, 21 Mei 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menggandeng Atase Kedutaan Besar P...
Senin, 20 Mei 2019 - 22:08 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan P...
Minggu, 19 Mei 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan mengatakan, pen...
Jumat, 17 Mei 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Mobil Kamis Membaca (KaCa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selalu men...
Jumat, 17 Mei 2019 - 12:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pem...
Jumat, 17 Mei 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Guna memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industr...
Selasa, 14 Mei 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 378 murid dari sekolah SD YPK Onomi Flavouw Sentani, Jayapura, Pap...
Minggu, 12 Mei 2019 - 17:17 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)