Kiri Kanan
PCBM lanjutkan riset dan penelitian Situs Sekaran
Elshinta
Kamis, 11 April 2019 - 08:51 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
PCBM lanjutkan riset dan penelitian Situs Sekaran
Sumber Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Pihak Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI akan meneruskan riset dan penelitian pada Situs Sekaran, pasca-dihentikannya proses ekskavasi oleh tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

"Penelitian ini sangat penting karena kita melihat ada keistimewaan dari Situs Sekaran yang merupakan peninggalan kerajaan sebelum Majapahit,” ujar Dirut Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Fitra Arda, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris.

Dijelaskan Fitra, keistimewaan situs yang ditemukan tepat di proyek jalan tol Pandaan-Malang ini terdapat pada struktur batu bata. "Biasanya bangunan candi terbuat dari batu,namun pada situs ini hampir semuanya terbuat dari batu bata dan istimewa batu batanya dibuat dengan pembakaran yang sudah menggunakan teknologi tinggi di zaman itu bahkan mendekati keramik,” jelasnya.

Karena keistimewa itulah maka pihaknya menilai sangat perlu lakukan penelitian. "Kesulitan kita adalah kondisi situs yang hanya tinggal pondasi sehingga kalau akan dilakukan rekonstruksi maka memerlukan penelitian lebih dalam untuk mengetahui bentuk situs,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kajian BPPT: Kekuatan gempa Maluku setara 30-40 kali bom atom Hiroshima
Sabtu, 16 November 2019 - 06:30 WIB
Elshinta.com - Kajian awal yang dilakukan Kepala Seksi Program dan Jasa Teknologi Balai Te...
Lapan bercita-cita jadikan Biak sebagai `space island`
Jumat, 15 November 2019 - 08:59 WIB
Elshinta.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) berharap dengan adanya p...
Balitbang Kementan kembangkan inovasi bunga Krisan dataran rendah
Selasa, 12 November 2019 - 20:18 WIB
Elshinta.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian melalui P...
Setelah tiga tahun, Transit Merkurius terjadi lagi malam ini
Senin, 11 November 2019 - 15:32 WIB
Elshinta.com - Setelah tiga tahun berselang, peristiwa Transit Merkurius melintasi piringa...
Wajah sains Indonesia ada di Cibinong dan Serpong
Jumat, 08 November 2019 - 11:30 WIB
Elshinta.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN),...
Geovetsuko raih juara 3 kompetisi kebencanaan nasional
Kamis, 31 Oktober 2019 - 20:16 WIB
Elshinta.com - Tim Geovetsuko dalam kompetisi `Shape for Better Community a Geospatial Hac...
Menristek sebut forum Indonesia-Perancis tingkatkan iklim penelitian
Kamis, 31 Oktober 2019 - 13:34 WIB
Elshinta.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menris...
Balai Arkeologi Papua temukan Situs Yope di Kampung Dondai
Minggu, 27 Oktober 2019 - 06:36 WIB
Elshinta.com - Peneliti Balai Arkeologi Papua berhasil menemukan Situs Yope di Danau Sentani ba...
Tak hanya tempat wisata, Kebun Raya Kendari jadi lokasi penelitian
Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:42 WIB
Elshinta.com - Selain menjadi tempat wisata, Kebun Raya Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (S...
Dua mahasiswa ITN juara I Ilmiah Chemical Energy Competition (EC) 2019 tingkat nasional
Selasa, 22 Oktober 2019 - 15:23 WIB
Elshinta.com - Dua orang mahasiswa ITN Malang, Jawa Timur berhasil mengukir prestasi dengan menjua...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)