Ilmuwan rilis foto pertama lubang hitam
Elshinta
Kamis, 11 April 2019 - 14:45 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Dewi Rusiana
Ilmuwan rilis foto pertama lubang hitam
Foto lubang hitam. (Event Horizon Telescope/National Science Foundation/Hand out via Reuters). Sumber foto: https://bit.ly/2Ip5z9a

Elshinta.com - Tim ilmuwan yang bergabung dalam proyek Event Horizon Telescope (EHT) berhasil memotret lubang hitam atau black hole dan merilisnya ke publik. Itu merupakan foto lubang hitam pertama yang pernah diambil. 

Dikutip Antara dari laporan Reuters, Rabu (10/4), foto tersebut merupakan loncatan baru dalam dunia astrofisika dan memvalidasi teori sains yang pernah dikemukakan Albert Einstein lebih dari seabad lalu.

Foto kabur yang berhasil diambil merupakan lubang hitam di pusat Messier 87 atau M87, galaksi yang terletak dekat galaksi Virgo. Foto tersebut menunjukkan gambar cincin berwarna merah, kuning dan putih mengitari lubang gelap.

Gambar itu diambil dari data yang dikumpulkan pada April 2017 dari delapan teleskop radio yang ditempatkan di enam lokasi, untuk membuat bidang observasi yang menyerupai ukuran planet.

"Kami mencapai sesuatu yang dianggap tidak mungkin pada generasi sebelumnya," kata astrofisikawan dan Direktur EHT Center for Astrophysics, Harvard & Smithsonian, Shepherd Doeleman.

Observasi tersebut mengukuhkan teori relativitas umum dari Einstein pada 1915, yang menjelaskan hukum gravitasi dan hubungannya ke benda-benda alam.

Lubang hitam sangat sulit untuk diobservasi karena mereka menyerap cahaya. Lubang hitam M87 yang diobservasi berjarak 54 juta tahun cahaya dari bumi dan berukuran 6,5 miliar kali dari matahari.

Keberadaan lubang hitam pertama kali diprediksi pada 1916. Kebanyakan galaksi diperkirakan memiliki lubang hitam super masif di pusat mereka.

Para ilmuwan mencari lingkaran cahaya di sekitar area gelap lubang hitam, untuk mengobservasinya. Cincin cahaya yang berada di sekitar event horizon disebut bayangan atau siluet lubang hitam.

Teori Einsten menyatakan lubang hitam berbentuk lingkaran sempurna. Gambar M87 memiliki deviasi lingkaran sempurna kurang dari 10 persen.

Bayangan M87 secara kasar berukuran 2,5 kali lebih besar dari ukuran asli batasan lubang hitam, event horizon, karena bias cahaya yang disebabkan kekuatan gravitasi ekstrim. Berdasarkan taksiran, event horizon berukuran di bawah 40 miliar kilometer, sekitar tiga kali ukuran orbit Pluto ke matahari.

Proyek EHT ini juga menargetkan lubang hitam lainnya, Sagittarius A, yang berlokasi di pusat Galaksi Bima Sakti. Para ilmuwan merasa optimistis akan mendapatkan foto Sagittarius A dalam setahun.

Sagittarius A berukuran 4 juta kali dari massa matahari dan berlokasi 26.000 tahun cahaya dari bumi.

Proyek ini menyebar teleskop di Arizona dan Hawaii, Amerika Serikat, juga di Meksiko, Chile, Spanyol dan Antartika. Mereka juga menambah jaringan teleskp di Prancis dan Greenland. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
29 desa di Sumsel akan gunakan listrik bertenaga surya
Jumat, 21 Juni 2019 - 14:06 WIB
Elshinta.com - General Manager Unit Pendistribusian Wilayah Induk Sumatera Selatan, Jambi, dan ...
Menakar panas bumi sebagai energi terbarukan
Kamis, 20 Juni 2019 - 08:35 WIB
Elshinta.com - Balai Besar Teknologi Konversi Energi pada Badan Pengkajian dan Penerapan T...
Facebook luncurkan mata uang kripto pada 2020
Rabu, 19 Juni 2019 - 10:05 WIB
Elshinta.com - Facebook Inc pada Selasa (18/6) mengumumkan rencana untuk meluncurkan mata ...
Tidak ada pembatasan akses ke medsos saat sidang MK
Selasa, 18 Juni 2019 - 14:39 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika  Rudiantara  mengatakan tidak ada p...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung gunakan tipe generasi baru
Selasa, 18 Juni 2019 - 07:36 WIB
Elshinta.com - Kereta Cepat Jakarta–Bandung akan menggunakan kereta cepat generasi t...
Sulsel adopsi teknologi pengolahan air tercanggih di Jerman
Jumat, 14 Juni 2019 - 20:34 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengadopsi tek...
Kominfo akan atur izin VPN
Rabu, 12 Juni 2019 - 15:13 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang mengkaji kemungkinan untuk mengatu...
Selamat Hari Media Sosial
Senin, 10 Juni 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Demi menyongsong revolusi industri 4.0, dimana digitalisasi industri menjad...
Pemerintah ambil tiga langkah agar dunia maya Indonesia tetap damai
Selasa, 28 Mei 2019 - 10:18 WIB
Elshinta.com - Pemerintah berupaya mengurangi dampak hoaks dan ujaran kebencian yang diseb...
Pakar sarankan pemblokiran media sosial segera diakhiri
Jumat, 24 Mei 2019 - 07:22 WIB
Elshinta.com - Pakar media sosial Indonesia Ismail Fahmi menyarankan pemblokiran akses ke ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 187
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once