A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessioncjubsmgerocbvl3oj8amnha0cqh3fvg3): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

Polisi tangkap pelaku pembunuhan mutilasi di Kediri
Polisi tangkap pelaku pembunuhan mutilasi di Kediri
Jumat, 12 April 2019 - 15:52 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Dewi Rusiana
Temuan kepala korban mutilasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Z6R9As

Elshinta.com - Polda Jawa Timur berhasil menangkap dua pelaku terkait kasus pembunuhan dan mutilasi dengan korban Budi Hartanto (28), yang merupakan warga Kediri, Jawa Timur.

Jasad dari Budi Hartanto sendiri ditemukan di dalam koper dengan posisi tertekuk dan tanpa kepala di Blitar, Jawa Timur pada Rabu (3/4).

Kabid Humas, Polda Jawa Timur Kombes Pol. Frans Barung Mangera mengabarkan dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AP yang ditangkap di kawasan Jakarta. Sementara untuk satu pelaku lainnya berinisial AJ ditangkap di Kediri, Jawa Timur. Mereka berdua ditangkap pada Kamis (11/4).

Dilaporkan oleh kontributor Elshinta, Wisnu Wardana Kombes Pol. Frans mengatakan bahwa penangkapan ini berkat kerja keras dari tim gabungan Polda Jawa Timur, bersama Polres Kediri dan Blitar.

"Kami dari awal telah meyakini bahwa ini dilakukan tidak hanya oleh satu orang, ternyata betul dilakukan dua orang AJ dan AP," terang Kabid Humas Polda Jatim, Jumat (12/4).

Menurutnya penyidik masih melakukan pengembangan terkait senjata yang pelaku pakai untuk melakukan pembunuhan. Ditambahkannya juga dari bagian kepala korban telah ditemukan di Kediri.

"Kepala identik dengan badan dari almarhum dikarenakan, dari struktur darah yang sudah kita periksa sebelumnya," jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:18 WIB
Elshinta.com - Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyatakan, lima terduga t...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Da...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:10 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Agus Triatmaja membenarkan peristi...
Jumat, 24 Mei 2019 - 18:11 WIB
Elshinta.com - Tim gabungan Satpol PP Kota Malang, Bakesbang, TNI, dan kepolisian menggela...
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatak...
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Raden...
Kamis, 23 Mei 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Polisi telah m...
Kamis, 23 Mei 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Belasan orang ditemukan bersembunyi di Gedung Pertokoan Sarinah saat kericuhan t...
Selasa, 21 Mei 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Polisi berhasil membekuk dua pemuda bersama komplotannya yang masih remaja....
Senin, 20 Mei 2019 - 16:29 WIB
Elshinta.com - Ambulans milik DPD Partai Perindo Kota Sukabumi bernopol B 1893 PYD sempat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung