Arsitektur Masjid Istiqlal akan dipercantik
Jumat, 12 April 2019 - 17:25 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Sigit Kurniawan
Perencanaan renovasi Masjid Istiqlal. Sumber foto: https://bit.ly/2v1YDqE

Elshinta.com - Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, pada Kamis (11/4), telah menerima Panitia Renovasi Masjid Istiqlal Jakarta. Pertemuan digelar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jalan Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta Pusat. 

Pada kesempatan itu Menag mendengarkan paparan dari Kementerian PUPR terkait rencana renovasi Masjid Istiqlal, masjid negara yang memiliki sejarah panjang dan saat ini perlu renovasi. 

Hadir dalam kesempatan ini, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar dan jajarannya, perwakilan Kementerian PUPR, konsultan perencanaan, Kepala Biro Umum Setjen Kemenag Syafrizal dan jajaran Ditjen Bimas Islam. 

Dalam paparannya, Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya Diana K menjelaskan, ada lima ruang lingkup pekerjaan renovasi Masjid Istiqlal Jakarta, yaitu penataan kawasan, arsitektur, interior, renovasi sistem mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP) dan signage. 

"Kami akan mempercantik bentuk arsitektur karena Masjid Istiqlal merupakan salah satu cagar budaya, jadi kami tidak bisa mengubah bentuknya melainkan mempercantik,” ujar Diana, seperti diinformasikan melalui laman resmi Kemenag.

Ia menambahkan, tahapan proses lelang untuk renovasi Masjid Istiqlal dengan nilai total pekerjaan Rp577.886.000.000,- tersebut sudah selesai diilaksanakan. Saat ini sedang menunggu penetapan pemenang dari Menteri PUPR. Selain mempercantik bentuk arsitektur nantinya akan dilakukan penerapan teknologi, peningkatan keamanan, kenyamanan, kontekstual, efisien, lingkungan dan mendesain fungsi utama masjid.

Ada tiga zona yang akan menjadi fokus penataan dan renovasi Masjid Istiqlal, yakni zona utama sebagai area kegiatan masjid dan kegiatan sosial, zona pendukung sebagai penunjang pedestrian berupa taman dan plaza publik, dan terakhir zona publik.

"Jadi kita akan menjadikan Masjid Istiqlal bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi sebagai bangunan publik yang ramah dan terbuka dengan penambahan plasa plasa terbuka terhadap bangunan sekitar, kawasan sekitar dan akses transportasi publik," kata Diana. 

Usai paparan dari Kementerian PUPR, Menag pun mempersilakan jajaran pengurus Masjid Istiqlal untuk menanggapi dan memberi masukan terkait paparan renovasi Masjid Istiqlal. 

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar mengatakan, problem utama yang dihadapi saat ini adalah penataan atau menambah kawasan parkir di Masjid Istiqlal. 

"Mohon dipertimbangkan kalau perlu hal ini kita disampaikan ke Presiden. Kedua masalah waktu pelaksanaan sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan," ujar Nasarudin.

"Begitu juga dengan aktivitas anak-anak sekolah saat pelaksanaan renovasi dan ini belum ada jalan keluarnya. Termasuk penataan sungai terutama saat air pasang dimana sungai mengeluarkan aroma yang tak sedap," sambungnya. 

Nasarudin menambahkan, Masjid Istiqlal merupakan masjid ketiga terbesar di dunia yang mampu menampung sekitar 250 ribu jemaah. 

"Saya menganut semakin cepat semakin baik. Kalau kita tunggu mesjid sapi tidak akan sepi sepi. Jadi harus segera dilakukan renovasi secara besar-besaran terhadap Istiqlal," kata Menag. 

"Selama pekerjaan bisa simultan jangan kita tunda tunda pelaksanaannya," harap Menag.

Diakhir pertemuan, Menag menyatakan bahwa prinsip dari pertemuan ini adalah menyamakan keiinginan niat dan komitemen untuk sesegera mungkin memulai pekerjaan renovasi, tentu dengan tetap menjalani semua prosedur yang harus ditempuh.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran PUPR dan semua yang hadir ini adalah sesuatu yang tentu punya makna tersendiri dan menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari upaya kita untuk senantiasa memfasilitasi kebutuhan umat beragama khususnya umat Islam dalam menjalankan kewajiban kegamaannya di negara yang sangat agamis,” kata Menag.

“Ini punya makna agamis tersendiri dan saya tentu harus mengingatkan diri saya dan kita semua bagaimana agar rencana renovasi Masjid Istiqlal ini mendatangkan keberkahan karenanya tidak cukup hanya niat dan komitmen namun seluruh proses yang dilalui dapat dilakukan dengan cara-cara yang tidak memyimpang dengan regulasi dan nilai agama yang kita anut,” tandas Menag. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 20 April 2019 - 11:56 WIB
Elshinta.com - Sekitar 250 jemaat GBl Rock Kabupaten Lumajang mengikuti perjamuan Jumat Ag...
Jumat, 19 April 2019 - 11:16 WIB
Elshinta.com - Kamis Putih menjelang kenaikan Yesus Kristus di Gereja Protestan di Indones...
Selasa, 16 April 2019 - 21:19 WIB
Elshinta.com - Pelindo 1 menggelar `Pasar Murah Sembako` yang dilaksanakan di Kantor Caban...
Selasa, 16 April 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita berpesan agar para pendamping sos...
Selasa, 16 April 2019 - 14:39 WIB
Elshinta.com - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, Kementerian Agama ...
Senin, 15 April 2019 - 22:24 WIB
Elshinta.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara  Indra Salahudin mewaki...
Senin, 15 April 2019 - 21:02 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka mengoptimalkan peran, tugas, dab fungsi dari Tenaga Kesejahter...
Senin, 15 April 2019 - 20:41 WIB
Elshinta.com - Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudaya...
Senin, 15 April 2019 - 18:28 WIB
Elshinta.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pembangunan manusia di Indonesia terus...
Jumat, 12 April 2019 - 17:25 WIB
Elshinta.com - Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, pada Kamis (11/4), telah men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)