Menemukan potensi kuliner lestari unggulan khas Sintang
Elshinta
Sabtu, 13 April 2019 - 15:29 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Menemukan potensi kuliner lestari unggulan khas Sintang
Sumber Foto: Fitri Agustina/Radio Elshinta

Elshinta.com - Indonesia dengan keragamannya menjadi nilai tambah bagi dunia nasional dan internasional. Salah satu identitas yang melekat dari Indonesia adalah kulinernya, baik makanan hingga minuman khas dari setiap daerah. 

Kuliner lestari merupakan upaya menggali beragam potensi daerah guna untuk peningkatan pembangunan ekonomi lokal. Potensi ini disajikan melalui kuliner ataupun produk olahan yang bahan bakunya berasal dari hutan maupun khas daerah lokal.

Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat yang merupakan salah satu pendiri dari Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) terkenal dengan hutannya yang kaya. Masyarakat Kabupaten Sintang masih menjaga hutannya serta memanfaatkan hasil hutannya untuk diolah menjadi berbagai macam jenis makanan dan minuman. Mulai dari umbut ruak, pakuk kubuk, pakis, buah kemayau, buah kranji, belimbing hutan serta aneka bahan-bahan masakan dari hutan lainnya menjadikan Kuliner lestari Kabupaten Sintang memiliki cita rasa yang unik dan khas. 

Lingkar Temu Kabupaten Lestari bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sintang, Kaum Restaurant, Keling Kumang Grup, Forum Komunikasi Masyarakt Sipil, Artha Anindya Guna serta berbagai organisasi lokal berinisiatif melaksanakan perjalanan eksplorasi ke Kabupaten Sintang. Perjalanan ini bertujuan untuk menggali ragam bahan masakan dan minuman yang berasal dari hutan serta mempelajari keunikan makanan dan minuman khas daerah setempat. 

Perjalanan eksplorasi ini dimulai dengan menyusuri Sungai Kapuas untuk menggali ragam ikan-ikan segar (Lais, Bengak, Tombang, Belida, dan lainnya) yang khas di Kabupaten Sintang. Tidak hanya itu, perjalanan ini juga mengajak tim untuk mengunjungi pasar tradisional untuk mengeksplorasi bahan-bahan masakan serta buah-buahan yang berasal dari hutan. Kuliner-kuliner khas Kabupaten Sintang seperti kue misbah, lumpur surga, lontong kasturi, bubur pedas, jorong-jorong, bingke ubi dan masih banyak lagi ini juga menjadi inspirasi para juru masak dari Kaum Restaurant.

Rangkaian eksplorasi ini ditutup dengan demo masak oleh para juru masak yang berlangsung di Pendopo Bupati Sintang. Hasil eksplorasi ragam bahan-bahan makanan dan minuman yang berasal dari hutan menciptakan aneka masakan dan minuman. Mulai dari ikan asam pedas dengan kelapa muda, pepes ikan tomang, sambal lais, oseng-oseng pakis dengan ikan salais lais dan minuman olahan dari masam maram dan berbagai buah hutan. 

“Kuliner Lestari ini merupakan usaha kreatif dan inovatif yang dapat mengenalkan potensi Sintang lebih luas lagi tidak hanya di Nasional bahkan hingga ke Internasional. Harapannya melalui program ini, ekonomi kerakyatan masyarakat Sintang juga meningkat. Sehingga upaya penjagaan hutan agar tetap lestari ini dapat mensejahterakan masyarakat,” ujar Bupati Sintang Jarot Winarno, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Fitri Agustina.

Hasil eskplorasi ini akan ditindak lanjuti oleh Kaum Restaurant yang akan membuat berbagai menu makanan dan minuman berdasarkan inspirasi selama perjalanan eksplorasi di Sintang. Kaum Restaurant akan menyajikannya dalam menu spesial selama bulan Ramadhan 2019 di Kaum Restaurant, Jakarta. Menu spesial dan variasinya ini juga kan ditampilkan di Potato Head Bali dan Hongkong. 

Sementara itu, Brand Director Kaum Restaurant Jakarta, Lisa Virgiano mengatakan, potensi kuliner di Sintang ini sangat luar biasa. "Saya dan para juru masak Kaum Restaurant mendapat banyak inspirasi dan ilmu baru untuk dapat menciptakan berbagai menu spesial yang nantinya akan diangkat ke tingkat nasional hingga internasional. Upaya untuk mengangkat kuliner lestari ini diharapkan juga dapat mengajak generasi muda untuk yakin dan bangga dengan potensi daerah di Indonesia," tutup Lisa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sajikan menu Indonesia, Kemenpar gandeng restoran asia di luar negeri
Minggu, 14 Juli 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng sejumlah restoran khas Asia d...
Segarnya bisnis penghilang dahaga
Senin, 08 Juli 2019 - 16:00 WIB
Elshinta.com - Seperti halnya makanan, minuman pun bisa memiliki prospek yang cerah. Alasannya sudah...
Roti bolu khas Magetan `diburu` sebagai oleh-oleh
Minggu, 19 Mei 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Penjualan roti bolu yang merupakan jajanan khas Kabupaten Magetan, Jawa Tim...
Ikan asap jadi kuliner favorit di jalur pantura Probolinggo
Senin, 13 Mei 2019 - 16:33 WIB
Elshinta.com - Ikan asap menjadi salah satu kuliner favorit yang diburu masyarakat yang melalui...
Inspirasi hidangan sup lentil untuk sahur pertama
Minggu, 05 Mei 2019 - 11:34 WIB
Elshinta.com - Bagi sebagian Anda yang masih bingung menyiapkan menu sahur di awal Ramadan nant...
Menemukan potensi kuliner lestari unggulan khas Sintang
Sabtu, 13 April 2019 - 15:29 WIB
Elshinta.com - Indonesia dengan keragamannya menjadi nilai tambah bagi dunia nasional dan ...
Bakso bakal jadi makanan kuliner khas Nusantara?
Senin, 04 Maret 2019 - 06:34 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepakat dengan keinginan para pedagang untuk ...
Tangkal sate babi, Pemkot Padang gelar festival sate
Selasa, 12 Februari 2019 - 17:58 WIB
Elshinta.com -Kesatuan Pedagang Jalan Permindo (KPJP) bersama Pemerintah Kota Padang akan mengg...
Produk makanan khas daerah harus lebih kreatif
Senin, 28 Januari 2019 - 16:44 WIB
Elshinta.com - Penganan oleh-oleh khas suatu daerah di masa kini tidak terhindar dari keharusan...
Wujudkan pemikiran KH Ma`ruf Amin, Santri Milenial Centre gelar pelatihan barista
Jumat, 28 Desember 2018 - 19:47 WIB
Elshinta.com - Pemikiran calon wakil presiden nomor urut 1, KH Ma`ruf Amin tentang pemberdayaan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once