Benarkah cahaya biru di perangkat elektronik bisa sebabkan kebutaan?
Elshinta
Minggu, 14 April 2019 - 13:13 WIB |
Benarkah cahaya biru di perangkat elektronik bisa sebabkan kebutaan?
Ilustrasi. Sumber foto: http://bit.ly/2XbmGiU

Elshinta.com - Seorang spesialis penyakit retina dan direktur Ophthalmic Research at the Lahey Hospital and Medical Center, David Ramsey, mengatakan perangkat elektronik termasuk smartphone, tablet, TV LCD dan laptop memancarkan cahaya biru dalam jumlah yang tidak berbahaya bagi retina atau bagian mata lainnya.

Namun, Ramsey tak menampik cahaya biru bisa menyebabkan kerusakan, tetapi ketika berbagai sel dalam tubuh terkena secara berlebihan.

"Cahaya biru ini tidak mungkin menimbulkan bahaya fisik pada retina, tidak berbahaya bagi retina karena jumlah cahaya yang dipancarkan. Sumber cahaya biru industri sengaja disaring atau dilindungi untuk melindungi penggunanya," kata dia seperti dilansir Antara dari Medical Daily, Minggu (14/4).

Meski tidak berbahaya, Ramsey mengingatkan perangkat seluler dan elektronik masih dapat memengaruhi kesehatan. Paparan cahaya buatan saja dapat mengubah jam sirkadian atau jam tubuh internal, yang mengganggu tidur dan siklus lainnya dalam tubuh.

Akan tetapi, dia mengungkapkan tidak ada bukti yang mendukung penggunaan lensa penghalang cahaya biru untuk melindungi kesehatan retina. Beberapa produsen mendapat denda karena klaim menyesatkan tentang jenis lensa tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Cegah penyakit kaki gajah, Pemkab Biak canangkan minum obat Filariasis
Senin, 07 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Biak Numfor Papua mencanangkan minum obat massal Filar...
Hati-hati, aroma tubuh ternyata bisa beri tahu kondisi kesehatan Anda
Minggu, 06 Oktober 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Aroma tubuh yang tidak menyenangkan bisa menjadi sumber rasa malu yang sang...
Ingin anak tidur nyenyak dan IQ tinggi? Yuk makan ikan 
Kamis, 03 Oktober 2019 - 09:58 WIB
Elshinta.com - Menurut studi dari Universitas Pennsylvania mengonsumsi ikan bisa membuat anak-a...
Benarkah kondisi kesehatan bisa dideteksi dari tangan? Ini faktanya
Selasa, 01 Oktober 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Saat tubuh mengalami masalah, maka akan ada gejala yang ditimbulkan. Gejala ini bisa ...
Kemenkes minta waspadai penyebaran virus polio dari Filipina
Selasa, 01 Oktober 2019 - 07:24 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI menyatakan, masyarakat Indonesia perlu me...
Cegah `Stunting` dengan makanan bergizi dan berikan ASI eksklusif
Sabtu, 28 September 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Yovita Bulan Bonifasius, ...
Gawat! polusi udara pengaruhi kesehatan mental remaja
Jumat, 27 September 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Paparan polusi udara berkontribusi terhadap depresi, kecemasan dan masalah keseh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)