Pascagempa M 6,8 Sulteng, 34 rumah rusak
Elshinta
Senin, 15 April 2019 - 06:10 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Pascagempa M 6,8 Sulteng, 34 rumah rusak
Warga Kabupaten Banggai Kepulauan yang mengungsi karena gempa, pada Jumat (12/4) malam. Sumber foto: http://bit.ly/2ItMNgJ

Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengidentifikasi sejumlah kerusakan bangunan di beberapa kabupaten pascagempa yang terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Jumat (12/4) pukul 18.40 WIB. Sebanyak 34 rumah rusak dengan kategori ringan hingga berat, sedangkan fasilitas umum mencakup sekolah 1 unit dan tempat ibadah 2 unit.

Gempa bumi dengan Magnitudo 6,8 tersebut berdampak pada empat kabupaten, yaitu Morowali, Morowali Utara, Banggai Laut dan Luwu Timur. 

Dalam siaran tertulisnya melalui laman resmi BNPB, Minggu (14/4) malam, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, kerusakan rumah pascagempa terbanyak terjadi di Kabupaten Morowali dengan rincian rumah rusak ringan 19 unit, rusak sedang 3, dan rusak berat 5. Morowali Utara teridentifikai rumah rusak ringan 3 unit dan rusak berat 1, sedangkan Banggai Laut rumah rusak ringan 2 unit dan Luwu Timur 1. 

Sementara itu, 1 unit sekolah menengah pertama rusak berat dan 1 tempat ibadah rusak ringan di Kabupaten Morowali, sedangkan 1 unit tempat ibadah rusak berat di Morowali Utara. Data tersebut di atas diterima oleh Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per Minggu (14/4), pukul 23.18 WIB.

Seperti diinformasikan sebelumnya, situasi masyarakat sudah kondusif beberapa jam setelah terjadinya gempa dengan kedalaman 17 kilometer. Hingga Minggu, BPBD Kabupaten Kepulauan Banggai mengidentifikasi sebanyak 1.986 jiwa di 6 desa di Kecamatan Buko Selatan dan 400 jiwa lainnya mengungsi di Komplek Masjid An-Nur Trikora, Desa Salakan, Kecamatan Tinangkung. Sedangkan di kabupaten lain, warga sudah kembali ke rumah masing-masing. 

Di Kabupaten Morowali, dua orang mengalami luka saat melakukan evakuasi. 

Hingga Sabtu (13/4) hari sebelumnya, Tim Reaksi Cepat di beberapa kabupaten terdampak terus melaukan pendataan dan melakukan imbauan kepada masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing dan meminta warga untuk tetap waspada. 

Gempabumi dengan magnitudo 6,8 ini mengguncang wilayah Kabupaten Morowali, Morowali Utara, dan Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut memiliki episenter pada koordinat 1,89 LS dan 122,57 BT, tepatnya di Teluk Tolo, pada jarak 82 kilometer arah barat daya Kepulauan Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 17 kilometer.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini merupakan jenis dangkal akibat aktivitas sesar aktif. BMGK menduga bahwa struktur sesar yang menjadi pembangkit gempa ini adalah Sesar Peleng yang jalurnya berarah barat daya-timut laut di Pulau Peleng dan menerus ke Teluk Tolo. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Distanak Sultra taksir kerugian akibat banjir Rp168,5 miliar
Selasa, 18 Juni 2019 - 08:58 WIB
Elshinta.com - Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra) m...
Banjir kepung sejumlah tempat di Maluku Utara
Senin, 17 Juni 2019 - 18:08 WIB
Elshinta.com  - Sejumlah kabupaten/kota di Maluku Utara (Malut) dikepung banjir menyusul h...
Tujuh kecamatan di Sultra terendam banjir
Senin, 17 Juni 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Tujuh kecamatan di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, terendam b...
Tebing longsor akibat hujan lebat
Senin, 17 Juni 2019 - 06:46 WIB
Elshinta.com - Tebing setinggi 20 meter di Kampung Neglasari RT 11 RW 4, Desa Mekarwangi, ...
Gempa Magnitudo 5,1 guncang Sumba Timur
Senin, 17 Juni 2019 - 06:14 WIB
Elshinta.com - Gempa bumi tektonik dengan Magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Sumba Timur, Nusa T...
Warga temukan rangka manusia di bekas likuifaksi Petobo
Minggu, 16 Juni 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Warga kembali menemukan rangka manusia yang terkubur di lokasi bekas bencan...
Bupati perintahkan penanganan cepat bencana longsor di Pinrang
Minggu, 16 Juni 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Selain merendam beberapa hektare lahan pertanian, intensitas hujan dalam be...
Bantuan untuk penanganan banjir Sulawesi Tenggara masih berlanjut
Minggu, 16 Juni 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Pengiriman dan penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial untuk korban benc...
Puluhan rumah warga Muaragembong Bekasi rusak digerus abrasi
Minggu, 16 Juni 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Abrasi yang terjadi di ​​​​Kampung Muarajaya RT01/RW01, Desa Pantaimekar...
10 kecamatan di Gunung Kidul mulai kekeringan
Minggu, 16 Juni 2019 - 08:15 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mula...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)