Pemprov Sumsel terus siaga bencana karhutla
Elshinta
Senin, 15 April 2019 - 09:24 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Pemprov Sumsel terus siaga bencana karhutla
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2GmhwLt

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus siaga terhadap kebakaran hutan dan lahan, terutama memasuki musim kemarau.

"Sumsel banyak terdapat hutan dan lahan gambut, bila musim kemarau rawan terbakar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan Iriansyah di Palembang, Senin (15/4).

Oleh karena itu, kata dia, kewaspadaan atas bencana tersebut harus selalu ditingkatkan supaya Sumsel tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan seperti pada 2015. Ia mengatakan pada 2015, Sumsel dan provinsi lainnya mengalami kebakaran hutan dan lahan yang cukup besar sehingga menimbulkan kabut asap.

Dia mengatakan pada musim panas, lahan gambut rawan terbakar.  Kabupaten dan kota yang memiliki lahan gambut harus mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan tersebut. Sehubungan dengan itu, pihaknya terus mengawasi titik api, terutama di daerah rawan terbakar, untuk mencegah tidak terjadi kabut asap, seperti empat tahun sebelumnya..

Upaya yang dilakukan, kata dia, di antaranya sosialisasi pencegahan karhutla, terutama di daerah-daerah yang rawan terbakar, termasuk wilayah gambut dan mengoptimalkan peranan BPBD kabupaten dan kota dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Selain itu, kata dia, mengajak masyarakat untuk peduli terhadap hutan dan lahan. Ia mengatakan masyarakat harus diajak untuk menjaga lingkungan lahan dan hutan di sekitarnya agar tetap lestari.

Mengenai daerah yang rawan terbakar di daerah itu, berdasarkan pengalaman sebelumnya, di antaranya Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Musi Banyuasin. "Hal ini karena daerah itu hutannya masih luas ditambah lagi areal gambut," katanya, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ratusan hektare kawasan Gunung Rinjani Lombok terbakar
Senin, 24 Juni 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono menyatakan seluas 14...
Seluruh korban kebakaran pabrik korek api gas sudah dimakamkan
Senin, 24 Juni 2019 - 19:52 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 30 jenazah korban kebakaran pabrik korek api gas warga Desa Sambirejo, ...
Seluruh korban kebakaran pabrik macis telah teridentifikasi 
Senin, 24 Juni 2019 - 06:11 WIB
Elshinta.com - Seluruh korban kebakaran pabrik perakitan macis (korek api) di Jalan Tengku...
Tiga orang pengunjung wisata di Langkat tewas tertimpa batu
Minggu, 23 Juni 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Tiga orang warga Kota Medan yang merupakan pengunjung daerah wisata Tangkah...
12 liang lahat disiapkan untuk korban kebakaran pabrik mancis
Minggu, 23 Juni 2019 - 13:14 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 12 liang lahat telah disiapkan untuk para korban kebakaran pabrik ...
Tujuh jenazah korban kebakaran pabrik mancis dikebumikan
Minggu, 23 Juni 2019 - 10:28 WIB
Elshinta.com - Tujuh jenazah korban kebakaran pabrik perakitan mancis di Desa Sambirejo Kecamat...
Dua meninggal puluhan lainnya dirawat akibat keracunan di Cianjur
Sabtu, 22 Juni 2019 - 21:14 WIB
Elshinta.com - Dua orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya menjalani perawatan di ...
Penyerahan data ante mortem korban kebakaran diwarnai isak tangis
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 30 korban kebakaran pabrik perakitan mancis di Jalan Tengku Amir H...
Polisi identifikasi seluruh korban pabrik korek api gas
Sabtu, 22 Juni 2019 - 12:21 WIB
Elshinta.com - Tim DVI Polda Sumatera Utara mengindentifikasi seluruh korban kebakaran pabrik p...
15 perahu nelayan Indramayu terbakar
Sabtu, 22 Juni 2019 - 11:20 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 15 perahu nelayan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hangus terbakar d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 187
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once