Bawaslu Jabar dapat 636 dugaan pelanggaran pemilu pada masa tenang
Elshinta
Senin, 15 April 2019 - 21:12 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Sigit Kurniawan
Bawaslu Jabar dapat 636 dugaan pelanggaran pemilu pada masa tenang
Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Sutarno. Foto: M Rijaldi/Radio Elshinta

Elshinta.com - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Sutarno mengatakan melalui pengawasan aktif yang sudah dilakukan hingga memasuki masa tenang kampanye Pemilu 2019, dugaan pelanggaran berdasarkan jumlah temuan dan laporan Bawaslu Provinsi Jabar tercatat sebanyak 636 dugaan.

"Temuan dan laporan yang masuk ke Bawaslu Provinsi Jawa Barat sebanyak 636 dugaan pelanggaran yang antara lain 520 temuan dan 116 laporan," kata Sutarno di Kantor Bawaslu Jabar, Bandung, Senin (15/5) sebagaimana dilaporkan Kontributor Elshinta M Rijaldi.

Tarno menjelaskan, dugaan pelanggaran terbanyak adalah pelanggaran administratif pemilu yaitu 450 kasus, sedangkan pidana pemilu terdiri atas 80 kasus, kode etik 14 kasus, pelanggaran hukum lainnya 22 kasus dan 56 kasus bukan pelanggaran Pemilu. 

Dia menjelaskan, dari hal tersebut ada pidana pemilu yang menjerat calon legislatif di beberapa wilayah terkait politik uang. "Hasil tindak lanjut atas penanganan pelanggaran pidana Pemilu terdapat lima putusan yang sudah mempunyai kekuatan hukum di tempat masing-masing di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Indramayu," tegasnya.

Sementara itu pada hari ke 2 masa tenang terdapat tiga kasus dugaan politik uang, yaitu di Kota Bandung, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran. Dengan begitu, Bawaslu telah melakukan proses penindakan pelanggaran dengan mengimbau agar para peserta pemilu dapat menaati peraturan karena sanksi yang diberikan cukup berat hingga pembatalan sebagai peserta pemilu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPU minta partai politik bersiap ajukan calon dalam Pilkada 2020
Senin, 24 Juni 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Penyelenggaraan uji publik Rancangan Peraturan (PKPU) untuk Pilkada 2020 oleh Ko...
KPU gelar uji publik rancangan PKPU Pilkada 2020
Senin, 24 Juni 2019 - 17:33 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar uji publik rancangan Peraturan Komisi...
Pengamat usul Pilkada Serentak 2020 gunakan e-voting
Rabu, 19 Juni 2019 - 15:12 WIB
Elshinta.com - Pengamat Politik Bismar Arianto mengatakan pemungutan suara secara elektron...
PKB bersyukur atas hasil yang diperoleh di Pemilu 2019
Senin, 17 Juni 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Ketua umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Muhaim...
DKPP RI gelar sidang kode etik KPU Kuansing
Sabtu, 15 Juni 2019 - 12:29 WIB
Elshinta.com - Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia AlF...
Wakil Wali Kota Depok minta warganya tidak datang ke MK
Jumat, 14 Juni 2019 - 18:10 WIB
Elshinta.com - Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna meminta warganya tidak perlu ke Gedun...
KPU: Pilkada Serentak 2020 digelar bulan September
Jumat, 14 Juni 2019 - 15:07 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman menegaskan pelaksanaan p...
Ketua DPR: Jangan kerahkan massa ke MK
Kamis, 13 Juni 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo meminta para kontes...
Presiden sebut Pemerintah dan DPR perlu evaluasi Pemilu 2019
Kamis, 13 Juni 2019 - 12:25 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo memandang perlunya Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (...
Jokowi sebut Pemilu perlu dievaluasi
Kamis, 13 Juni 2019 - 10:14 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo memandang perlunya Pemerintah dan DPR RI men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 187
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once