Lulusan SMK diharapkan dapat ciptakan lapangan kerja
Senin, 15 April 2019 - 22:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pembukaan Edu & Job Fair Eksakta K9 2019 yang digelar di Aula SMKN 6 Kota Malang, Senin (15/4). Foto: El Aris/Elshinta.

Elshinta.com - Sekolah jangan bangga dengan tingkat kelulusan para siswanya namun sekolah harus bangga kalau sebelum lulus, para siswa sudah bisa bekerja bahkan bisa menciptakan lapangan kerja. Hal itu diungkapkan Walikota Malang, Jawa Timur, Sutiaji saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Edu & Job Fair Eksakta K9 2019 yang digelar di Aula SMKN 6 Kota Malang, Senin (15/4).

Sutiaji berharap makin banyak alumni yang mandiri dengan bekerja sebagai wirausaha dibanding hanya sebagai pekerja. “Apalagi Malang Raya menjadi penyumbang terbesar pengangguran di Jawa Timur tidak hanya SMA sederajat saja namun juga lulusan perguruan tingginya juga, dan itu tantangan sekolah,” ungkapnya.

Ditambahkan Sutiaji, pemkot berupaya mencari terobosan meskipun SMA dan SMK kewenangannya berada di Propinsi Jawa Timur namun tidak salah jika SMK juga sudah mulai menciptakan industri baru.

“Tadi kepala sekolah menyatakan 2018, sebanyak 438 alumni bekerja, 158 orang wirausaha dan 150 orang tidak bekerja dan sisanya kuliah dan pemikiran inilah yang harus diubah dimana 438 bisa sebagai start up sehingga dapat menyerap tenaga kerja,” jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris. 

Tentu saja pihaknya berharap makin banyak lulusan SMK yang berwirausaha, maka bisa membantu mengurangi pengangguran terbuka di Kota Malang.

Sementara itu Kepala Sekolah SMKN 6 Malang, Sidik Priyono menyatakan jumlah lulusan yang mempunyai wirausaha sendiri memang masih sedikit dibanding yang bekerja di orang lain. “Saat ini kita tengah berupaya secara maksimal untuk menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan yang dapat menyerap lulusan SMK dan telah menjadi komitnen kami untuk bisa menciptakan industri skala kecil yang diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para lulusan,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 23 Mei 2019 - 18:22 WIB
Elshinta.com - Empat program pendidikan (Prodi) Universitas Negeri Malang ikuti sertifikas...
Rabu, 22 Mei 2019 - 14:06 WIB
Elshinta.com - Syahmi Kafin Fahreza, Dita Fomara Tuasikal dan Muhammad Fitrah Ashary Bangun tig...
Selasa, 21 Mei 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menggandeng Atase Kedutaan Besar P...
Senin, 20 Mei 2019 - 22:08 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan P...
Minggu, 19 Mei 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan mengatakan, pen...
Jumat, 17 Mei 2019 - 20:47 WIB
Elshinta.com - Mobil Kamis Membaca (KaCa) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) selalu men...
Jumat, 17 Mei 2019 - 12:48 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pem...
Jumat, 17 Mei 2019 - 10:48 WIB
Elshinta.com - Guna memperkuat link and match antara dunia pendidikan dengan dunia industr...
Selasa, 14 Mei 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 378 murid dari sekolah SD YPK Onomi Flavouw Sentani, Jayapura, Pap...
Minggu, 12 Mei 2019 - 17:17 WIB
Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan k...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)