Menteri PPPA dorong diversi untuk kasus penganiayaan anak di Pontianak
Elshinta
Selasa, 16 April 2019 - 18:57 WIB |
Menteri PPPA dorong diversi untuk kasus penganiayaan anak di Pontianak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise. Sumber foto: https://bit.ly/2IkiiKU

Elshinta.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise mendorong penyelesaian perkara di luar pengadilan bagi kasus penganiayaan anak yang dilakukan anak di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

"Bila ancaman hukuman di bawah tujuh tahun, harus diupayakan diversi. Penyelesaian kasus harus menggunakan sistem peradilan pidana anak karena pelaku masih usia anak," kata Menteri PPPA melalui siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (16/4).

Ia menambahkan, perlakuan kasus pidana yang dilakukan anak harus dibedakan dengan pelaku orang dewasa. Karena itu, pada Senin (15/4), Yohana datang ke Pontianak untuk berkoordinasi langsung tentang penanganan kasus tersebut guna memastikan hak-hak anak sudah dipenuhi dan kasus tersebut ditangani menggunakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Diketahui, Kementerian PPPA juga telah mengirimkan tim ke Pontianak untuk menangani kasus tersebut. Polres Kota Pontianak telah dua kali melakukan mediasi dan mengupayakan diversi, tetapi gagal.

"Bila upaya ketiga kembali gagal, saya berharap jaksa yang menangani kasus ini di peradilan nanti tetap mengedepankan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak," imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK geledah rumah pengusaha bauksit di Tanjungpinang
Rabu, 21 Agustus 2019 - 18:12 WIB
Elshinta.com - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Hendy HDS, salah seorang p...
KPK akan kirim tim ke pabrikan pesawat terkait suap PT Garuda Indonesia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan KPK akan...
KPK kecewa pada Jaksa Kejari Yogyakarta
Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:46 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengatakan, KPK k...
KPK periksa tiga anggota DPR terkait kasus korupsi KTP-el
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:40 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK meme...
KPK periksa mantan Gubernur Jatim Soekarwo
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:22 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, tim peny...
Oknum kepala desa di Cirebon korupsi dana desa hingga ratusan juta
Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:45 WIB
Elshinta.com - Satreskrim Polres Cirebon mengamankan Kepala Desa Sarajaya, AL karena diduga melaku...
Lasito minta mantan Ketua PN Semarang jadi tersangka
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:57 WIB
Elshinta.com - Terdakwa penerima suap Bupati Jepara, Lasito meminta penyidik Komisi Pemberantasan ...
KPK turut tangkap seorang kontraktor asal Solo
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap seorang kontraktor asal Kota Solo, Jaw...
Kejati DIY: OTT Jaksa murni perbuatan pribadi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) menyebut Operasi Tangkap T...
Polisi selidiki oknum rasisme terhadap mahasiswa Papua
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:35 WIB
Elshinta.com - Polda Jawa Timur terus berupaya menyelidiki oknum yang diduga melakukan tindakan ra...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)