Presiden terpilih diminta perbanyak lapangan pekerjaan
Elshinta
Kamis, 18 April 2019 - 07:56 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Presiden terpilih diminta perbanyak lapangan pekerjaan
Sumber Foto: https://bit.ly/2V4UP6G

Elshinta.com - Sejumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Padang, Sumatera Barat (Sumbar), berharap presiden yang terpilih nantinya bisa memperbanyak lapangan pekerjaan.

"Saya adalah narapidana yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba, dan saya berharap presiden yang baru membuka banyak lapangan pekerjaan," kata salah seorang warga binaan Ade Indra (35), di Padang, Rabu (17/4).

Terutama, lapangan pekerjaan yang cocok untuk bekas narapidana seperti dirinya. "Bagi kami yang merupakan mantan narapidana tentu akan lebih sulit untuk mendapatkan pekerjaan dibandingkan warga biasa," katanya yang merupakan warga Purus, Padang Barat, Padang Barat, dikutip Antara.

Ade Indra (35) adalah narapidana yang sudah mendekam di penjara sejak 2016 atas kasus penyalahgunaan narkoba, dan dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun tiga bulan.

Hal yang sama juga dikatakan warga binaan lain Novendro Eka Trisno (36) yang juga terjerat pidana kasus penyalahgunaan narkoba. "Saya juga berharap banyak lapangan pekerjaan, ekonomi meningkat, dan harga bahan pokok serta biaya hidup murah," katanya yang merupakan warga Kampuang Batu, Padang Barat.

Menurutnya, hal tersebut secara tidak langsung akan membantu dirinya kembali ke lingkungan masyarakat, dan menghilangkan paradigma buruk terhadap mantan narapidana.

Sebelumnya, kedua narapidana itu menyalurkan hak suara bersama ratusan warga binaan lainnya di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) berbasis Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang ada di Lapas Padang.

Menurut Pelaksana Harian Kalapas Muaro Padang, Rusdi jumlah warga binaan yang terdaftar sebagai pemilih pada dua TPS itu sebanyak 307 orang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sandiaga-Zulkifli bahas perkembangan sidang sengketa Pilpres
Sabtu, 15 Juni 2019 - 21:45 WIB
Elshinta.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno bertemu Ketua Umum DPP Part...
KPU: Tuntutan Prabowo di MK didasarkan atas logika tidak nyambung
Sabtu, 15 Juni 2019 - 20:52 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menilai salah satu dalil gugatan Tim Hukum P...
Polri imbau masyarakat untuk jaga situasi kondusif selama persidangan PHPU di MK
Sabtu, 15 Juni 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat untuk tetap menj...
Pengamat: BPN harusnya paparkan bukti penggelembungan suara
Jumat, 14 Juni 2019 - 19:23 WIB
Elshinta.com - Pakar hukum tata negara Universitas Padjajaran, Indra Perwira menilai sehar...
Bambang yakin MK gunakan permohonan yang dibacakan
Jumat, 14 Juni 2019 - 19:06 WIB
Elshinta.com - Ketua Tim Kuasa Hukum Paslon 02 Prabowo-Sandi, Bambang Widjajanto meyakini ...
Denny tuding BIN dan Polri tidak netral
Jumat, 14 Juni 2019 - 15:53 WIB
Elshinta.com - Anggota Tim Kuasa Hukum Paslon 02 Prabowo-Sandi, Denny Indrayana menuding P...
Pernyataannya dikutip Tim Prabowo-Sandi, Yusril nilai sudah tak relevan
Jumat, 14 Juni 2019 - 15:35 WIB
Elshinta.com - Kuasa Hukum Paslon 01 Jokowi-Ma`ruf, Yusril Ihza Mahendra menilai pernyataa...
Kuasa hukum Prabowo dorong MK adili kecurangan Pemilu
Jumat, 14 Juni 2019 - 15:26 WIB
Elshinta.com - Kuasa hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabow...
Yusril nilai dalil gugatan Prabowo-Sandi hanya asumsi yang lemah
Jumat, 14 Juni 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Kuasa Hukum Jokowi-Ma`ruf, Yusril Ihza Mahendra mengatakan seluruh dalil gu...
Bambang tuding Jokowi gunakan APBN untuk kampanye
Jumat, 14 Juni 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto dalam dalil permoho...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once