Ketua DPR imbau masyarakat berpedoman data resmi KPU
Kamis, 18 April 2019 - 13:41 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Sumber Foto: Dody Handoko/Redaksi Elshinta.com

Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh permasalahan-permasalahan saat pencoblosan Pemilu 2019.

“Hal ini terkait adanya sejumlah persoalan dalam pelaksanaan Pemilu 2019, seperti adanya kotak suara yang belum tiba di Tempat Pemungutan Suara (TPS), keterlambatan pembukaan TPS, kurangnya jumlah surat suara, adanya pemilih yang tidak mendapatkan C6, tidak tersegelnya kotak suara, pengerahan dan intimidasi kepada pemilih, serta beberapa wilayah yang akan menjalani Pemilu ulang,” paparnya dalam keterangannya, Kamis (18/4).

Selain itu, Bawaslu dan KPU diminta memastikan hasil Pemilu 2019 tetap berdasarkan asas Pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil), serta prinsip bekerja dengan transparan, berintegritas, profesional, dan menjaga independensi.

“Mendorong KPU untuk memastikan wilayah yang akan menjalani Pemilu ulang akan dilaksanakan sesuai waktu yang telah disepakati dan tidak terjadi lagi pelanggaran maupun kesalahan dalam pelaksanaan Pemilu,” ucapnya, seperti dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

Bamsoet juga meminta Bawaslu bersama Kepolisian untuk mengusut dan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dalam Pemilu 2019.

“Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak memprovokator, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya, serta tetap berpedoman berdasarkan data resmi KPU untuk mengetahui hasil riil Pemilu 2019,” paparnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 20:17 WIB
Elshinta.com - Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Maruarar Siahaan menilai pernyataan Ketua...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menindak tegas polisi yang diketahui ...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:36 WIB
Elshinta.com - Pengamanan di wilayah Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Sabtu (25/5) malam te...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 18:54 WIB
Elshinta.com - Setelah pembatasan akses ke media sosial resmi dicabut pada Sabtu siang, Menteri...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 18:34 WIB
Elshinta.com - Polisi membentuk tim pencari fakta untuk menyelidiki korban anak-anak yang didug...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Akses jalan menuju Istana Merdeka, Mahkamah Konstitusi, dan sejumlah gedung...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 10:37 WIB
Elshinta.com - Aktivitas jual beli di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta Pusat, khususnya d...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 08:27 WIB
Elshinta.com - Satu unit Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas dipasang di...
Jumat, 24 Mei 2019 - 19:34 WIB
Elshinta.com - Wakil Kepala Polres Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat menyambangi markas Fro...
Jumat, 24 Mei 2019 - 10:31 WIB
Elshinta.com - Dua hari setelah kericuhan di daerah Tanah Abang dan Sarinah, jalan-jalan di sek...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung