BPN Prabowo-Sandi imbau simpatisan di Sukabumi menahan diri
Elshinta
Sabtu, 20 April 2019 - 08:55 WIB |
BPN Prabowo-Sandi imbau simpatisan di Sukabumi menahan diri
Anggota BPN Prabowo-Sandi, Heri Gunawan. Sumber foto: https://bit.ly/2ZwMN5U

Elshinta.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengimbau kepada relawan dan simpatisan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno yang berada di Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk menahan diri.

"Simpatisan maupun relawan pasangan 02 agar tidak terprovokasi oleh hal-hal yang belum tentu kebenarannya seperti hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei," kata anggota BPN, Heri Gunawan di Sukabumi, Jumat (19/4).

Menurut dia, semua pendukung Prabowo-Sandi yang ada di Sukabumi agar tetap fokus untuk menjaga hasil rekapitulasi yang saat ini sedang dilaksanakan di tingkat kelurahan hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan jangan sampai tergiring oleh isu provokasi yang bisa merugikan banyak pihak.

Selain itu, ia menegaskan simpatisan tidak perlu datang ke DKI Jakarta untuk memberikan dukungan karena bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tetapi yang terpenting adalah mengawal suara pasangan 02 ini mulai dari TPS hingga KPU dengan menjaga keberadaan C1 plano.

"Kami pun saat ini terus melakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara yang sumbernya dari C1 plano yang tentunya ini akan menjadi bukti kami saat rapat pleno hasil rekapitulasi di tingkat KPU khususnya di Sukabumi," tambahnya, dihimpun Antara.

Di sisi lain, Heri mengatakan, untuk hasil rekapitulasi suara sesuai C1 yang diberikan saksi serta relawan pasangan Prabowo-Sandi di Sukabumi menang telak dengan raihan suara di Kabupaten Sukabumi sebanyak 70,25 persen dan Kota Sukabumi 70,34 persen.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPU hormati keputusan MA terkait permohonan Prabowo-Sandiaga
Rabu, 17 Juli 2019 - 11:59 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengapresiasi putusan Mahkamah Agung (MA) terka...
Apa pengaruh gugatan kedua Prabowo ke MA pada pelantikan presiden terpilih?
Jumat, 12 Juli 2019 - 10:02 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menilai gugatan kedua yang diajukan Prabowo ...
KPU siap jawab gugatan kasasi kedua capres Prabowo Subianto
Rabu, 10 Juli 2019 - 15:34 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap memberikan jawaban atas gugatan kasasi ked...
KPU persilakan Prabowo ajukan gugatan lagi ke MA, tapi...
Rabu, 10 Juli 2019 - 08:40 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan Aziz mempersilakan pihak P...
Pasca Pilpres 2019, emak-emak 01 dan 02 dukung persatuan Indonesia
Jumat, 05 Juli 2019 - 17:17 WIB
Elshinta.com - Ratusan emak-emak se-Jabodetabek mengikuti acara pengajian bertajuk Memperteguh ...
BPN: Kontestasi Pilpres telah selesai
Minggu, 30 Juni 2019 - 19:33 WIB
Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Habiburokhma...
Jokowi: Sangat bahagia jika Pak Prabowo datang ke pelantikan
Minggu, 30 Juni 2019 - 18:27 WIB
Calon presiden terpilih, Joko Widodo, mengatakan dirinya bersama calon wakil presiden terpilih Ma`ru...
Jokowi ajak Prabowo-Sandi bersama bangun negeri
Minggu, 30 Juni 2019 - 17:43 WIB
Presiden terpilih, Joko Widodo, mengajak capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sand...
Jokowi dan Ma`ruf berpesan masyarakat terus rukun usai Pemilu
Minggu, 30 Juni 2019 - 17:03 WIB
Calon presiden dan calon wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, menyampaikan pesan ke...
Yusril: Tanpa kehadiran Prabowo-Sandi penetapan tetap sah
Minggu, 30 Juni 2019 - 16:42 WIB
Ketua tim kuasa hukum Jokowi-KH Ma`ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan, penetapan calon presi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)