Tim Labfor Mabes Polri temukan titik api penyebab kebakaran Pasar Lawang
Elshinta
Sabtu, 20 April 2019 - 11:43 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Tim Labfor Mabes Polri temukan titik api penyebab kebakaran Pasar Lawang
Tim Labfor Mabes Polri temukan titik api penyebab kebakaran Pasar Lawang. Foto: El Aris/Radio Elshinta

Elshinta.com - Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya menemukan satu titik api di sebuah bagian yang berada di lantai 1 sebagai sumber kebakaran di Pasar Lawang, Malang dan menghanguskan 328 lapak, 174 kios dan tujuh toko.

Sebelumnya, tim yang beranggotakan tujuh orang tersebut sempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan menyisir lantai 2 dari pintu sebelah utara bersama para pedagang yang dilanjutkan di sebelah barat serta meminta keterangan sejumlah pedagang.

“Secara saintifik crime investigasi telah diketahui titik lokasi pertama kebakaran dimana dapat diketahui lokasi kerusakan terparah,” ungkap Kepala Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya, Kombes Pol Koesnadi dilaporkan Kontributor Elshinta El Aris, di Malang, Sabtu (20/4).

Dari lokasi kebakaran, penyidik telah mengamankan barang bukti di antaranya kompor listrik, setrika listrik, trafo lampu penerangan, serta sejumlah abu yang diambil dari tingkat kerusakan yang paling parah. Barang bukti tersebut nantinya akan di bawa ke Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya guna mencari penyebab kebakaran secara keseluruhan.

Koesnadi mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran Pasar Lawang yang kerugiannya mencapai Rp10 miliar ini. “Kita menunggu kecepatan pihak Polres Malang yang lakukan penyelidikan. Minimal dua minggu kita akan beri jawaban,” tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Basarnas sebut jumlah korban kapal terbakar lebihi manifes
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 21:26 WIB
Elshinta.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyebut jumlah penumpang Kapal...
Basarnas evakuasi 303 penumpang KM Santika Nusantara terbakar, tiga meninggal
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 15:36 WIB
Elshinta.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama tim gabungan telah meng...
Operasi pencarian korban KM Izhar dihentikan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 16:59 WIB
Elshinta.com - Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Sulawesi Tenggara menghentikan o...
Lapan catat ada 77 titik panas di Sumsel
Jumat, 23 Agustus 2019 - 15:27 WIB
Elshinta.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mencatat 77 titik panas (hotspot)...
KM Santika Nusantara terbakar, 54 penumpang dievakuasi nelayan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 54 penumpang berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal nelayan yang berada di se...
Korban tewas akibat miras oplosan di Tasikmalaya jadi tiga orang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Korban tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa B...
Kera serang bayi, BKSDA turun tangan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah memburu kera liar yang menyer...
Dua pekerja WNI meninggal tertimpa dinding beton di Malaysia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Dua pekerja konstruksi yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) meninggal tertim...
Pesawat Dimonim tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya 
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Sebuah pesawat Dimonim dengan nomor penerbangan PK-HVL tergelincir saat mendarat di...
Panglima TNI siap kerahkan Hercules padamkan karhutla
Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:46 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan rencana pengerahan pesawat Hercule...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)