Cara cepat bersihkan email di inbox
Elshinta
Sabtu, 20 April 2019 - 19:58 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Cara cepat bersihkan email di inbox
Sumber Foto: https://bit.ly/2Ixrvzz

Elshinta.com - Surat elektronik atau email saat ini menjadi bagian penting dari dunia digital, hampir semua aplikasi di dunia maya membutuhkan alamat email agar dapat digunakan.

Semakin aktif di dunia maya, misalnya untuk berbelanja online dan melamar pekerjaan yang membutuhkan kontak melalui email, maka kian banyak pula surat yang masuk ke kotak surat atau inbox.

Ada kalanya, pengguna menerima email yang belum tentu diinginkan setiap hari sehingga inbox menjadi penuh. Misalnya, usai berbelanja online di e-commerce, pengguna akan mendapatkan email berisi promosi.

The Verge memberikan saran untuk membersihkan surat-surat yang tidak diinginkan di inbox.

Berhenti berlangganan manual
Jika menerima email promosi dan merasa terganggu, luangkan waktu untuk menggulir layar hingga ke bagian bawah. Email promosi biasanya berisi sejumlah keterangan dari si pengirim di bagian bawah, termasuk cara untuk berhenti berlangganan (unsubscribe).

Biasanya, di bagian terbawah email akan berisi penjelasan mengapa Anda menerima surat tersebut. Pengirim menyediakan opsi untuk berhenti berlangganan dan menyediakan tautan "klik di sini" atau "click here".

Klik tautan tersebut dan ikuti instruksi untuk berhenti berlangganan.

Gmail
Google memiliki algoritma untuk mengenali email promosi dan pemasaran, lalu mengelompokkannya ke tab Social atau Promotion di inbox utama.

Di versi desktop, Gmail menawarkan fitur berhenti berlangganan langsung di bagian atas email promosi. Tautan "unsubscribe" berada di bawah subjek email, dekat dengan informasi pengirim surat.

Setelah pengguna mengklik tautan "unsubscribe", Gmail akan menandai pesan tersebut sebagai spam dan memasukkan surat berikutnya dari si pengirim ke kotak spam.

Sayangnya, opsi ini belum tersedia di aplikasi Gmail untuk Android maupun iOS.

Jika Anda benar-benar terganggu dengan email tersebut, Anda juga bisa memblokir si pengirim sehingga tidak akan mendapatkan email lagi dari pengirim tersebut.

iOS Mail
Aplikasi Mail bawaan di perangkat iPhone dan iPad juga bisa mendeteksi email promosi dan pemasaran. Pilihan "unsubscribe" berada di bagian atas email.

Mail tidak memiliki fitur untuk memblokir pengirim karena sebenarnya aplikasi ini merupakan perantara dari penyedia email seperti Gmail, Yahoo dan Outlook. Pengguna harus menghubungi penyedia layanan email agar bisa memblokir kontak tertentu.

Yahoo
Aplikasi Yahoo Mail memiliki opsi untuk berhenti berlangganan dari email yang dianggap sampah (junk) atau menandainya sebagai spam.

Di versi desktop, Yahoo tidak menyediakan fitur "unsubscribe", namun, pengguna bisa menandai surat tersebut sebagai spam atau memblokir kontak pengirim.

Outlook
Microsoft juga menyediakan fitur "unsubscribe" dari email di aplikasi Outlook maupun desktop. Outlook memberikan tautan untuk berhenti berlangganan di bagian atas email, di atas kontak pengirim.

Saat ini fitur memblokir pengirim di Outlook hanya tersedia untuk versi desktop. Klik ikon tiga titik dan pilih "block" agar pengirim tidak bisa lagi melayangkan surat ke Anda, demikian mengutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pentingnya peta digital sebagai acuan rute pemudik
Sabtu, 08 Juni 2019 - 13:17 WIB
Elshinta.com - Pemudik atau siapa pun yang hendak melakukan perjalanan jauh dengan mengend...
BMKG imbau pemudik pasang aplikasi pantauan cuaca
Jumat, 31 Mei 2019 - 13:40 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau para pemudik...
Negara-negara ini batasi media sosial
Jumat, 24 Mei 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Pemerintah membatasi akses ke beberapa media sosial setelah aksi yang berujung k...
Pembatasan akses media sosial masih berlangsung hingga pagi ini
Jumat, 24 Mei 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Pembatasan akses ke sejumlah media sosial dan pesan instan masih berlangsung hin...
Pakai VPN gratis demi bisa akses sosmed? Ini risikonya
Kamis, 23 Mei 2019 - 13:48 WIB
Elshinta.com - Tidak lama setelah pemerintah mengumumkan pembatasan akses ke media sosial dan a...
Pagi ini, WhatsApp dan medsos bisa diakses
Kamis, 23 Mei 2019 - 08:22 WIB
Elshinta.com - Aplikasi pesan instan dan media sosial pagi ini dapat diakses mellaui sambungan ...
Warganet keluhkan Instagram dan WhatsApp yang down
Rabu, 22 Mei 2019 - 17:14 WIB
Elshinta.com - Warganet mengeluhkan platform berbagi foto dan video Instagram sulit diakse...
Facebook ubah tampilan konten di News Feed
Minggu, 19 Mei 2019 - 21:51 WIB
Elshinta.com - Facebook memperbaiki tampilan Kabar Berita atau News Feed berdasarkan interaksi ...
Google lacak semua aktivitas belanja online penggunanya
Minggu, 19 Mei 2019 - 18:28 WIB
Elshinta.com - Google secara diam-diam mencatat semua aktivitas belanja online yang tersambung ...
Facebook blokir siaran Live akun bermasalah
Rabu, 15 Mei 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - Facebook menerapkan kebijakan baru bagi akun-akun yang melanggar kebijakan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once