Jokowi yakinkan investor Indonesia aman pasca-Pemilu
Elshinta
Sabtu, 20 April 2019 - 18:52 WIB |
Jokowi yakinkan investor Indonesia aman pasca-Pemilu
Sumber Foto: https://bit.ly/2PlwW5o

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo meyakinkan para pelaku usaha dan investor bahwa Indonesia aman tanpa ada kekacauan apapun pasca-Pemilu pada 17 April 2019.

Jokowi saat berkunjung ke pusat perbelanjaan Grand Indonesia Jakarta, Sabtu (20/4) menegaskan bahwa kekacauan tidak akan terjadi setelah Pemilu 2019 dan kehidupan masyarakat akan berjalan seperti biasa sambil menunggu hasil resmi pemilu dari KPU.

"Takut apa? Tidak. Kita santai semua kayak begini, gimana sih. Tidak ada. Kita semuanya kembali pada kehidupan sehari-hari, kita kembali bekerja keras kembali membangun negara ini," ujar dia, dikutip Antara.

Lebih lanjut Jokowi juga menekankan, perbedaan dalam menentukan pilihan di Pemilu 2019 adalah hal yang wajar.

Namun, masyarakat dan kontestan pesta demokrasi itu tetap harus menunggu dan menghormati hasil penghitungan resmi KPU. "Perbedaan pilihan biasa dalam pesta demokrasi. Tapi kehendak rakyat sudah ditentukan 17 April yang lalu. Sekarang kita menunggu penghitungan resmi dari KPU," kata dia.

Sebelumnya, tim sukses kedua pasangan calon presiden yang mengikut Pemilu 2019 sudah mengadakan acara syukuran kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei masing-masing.

KPU sendiri hingga saat ini masih melakukan proses rekapitulasi surat suara dari seluruh wilayah Indonesia.

Pemilu 2019 dilaksanakan serentak pada Rabu, 17 April di seluruh Indonesia dan untuk pertama kalinya, menggelar pemilihan umum presiden dan anggota legislatif secara bersamaan.

Pemilu serentak ini diikuti 190.770.329 WNI di dalam dan luar negeri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pengamat: Dukung pemisahan pilpres dan pileg
Senin, 19 Agustus 2019 - 12:31 WIB
Elshinta.com - Pengamat hukum tata negara dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Johanes Tuba Hela...
Ketua KPUD berikan piagam penghargaan kepada Kapolres Majalengka
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:43 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono,S.I.K.,M.Si menghadiri acara penyerahan salinan ke...
Parpol diminta coret bekas napi korupsi dalam Pilkada
Rabu, 14 Agustus 2019 - 08:38 WIB
Elshinta.com - Partai politik di Maluku Utara (Malut) diminta tidak memberi peluang kepada mantan ...
Peneliti: Penggunaan IT dalam Pemilu perlu dievaluasi
Jumat, 02 Agustus 2019 - 08:28 WIB
Peneliti Sindikasi Pemilu dan Demokrasi Erik Kurniawan mengatakan penggunaan teknologi informasi dal...
KPU pertimbangkan ajukan kembali judicial review ke MA terkait koruptor
Rabu, 31 Juli 2019 - 16:11 WIB
Elshinta.com - Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, KPU berhati-hati menerapkan aturan mela...
Amankan Pilkades, Polres Batang kerahkan 1.700 personel
Minggu, 21 Juli 2019 - 18:30 WIB
Elshinta.com - Polres Batang, Jawa Tengah akan mengerahkan sedikitnya 1.700 personel untuk...
KPU salurkan santunan bagi ahli waris petugas KPPS Yogyakarta
Minggu, 21 Juli 2019 - 17:56 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyalurkan santunan kepada anggota keluarga...
KPU pertimbangkan rekap suara secara elektronik
Kamis, 04 Juli 2019 - 18:26 WIB
Elshinta.com - Komisioner KPU, Viryan Aziz mengatakan, KPU sedang mempertimbangkan penerap...
Kemendagri siapkan kebijakan dukungan Pilkada 2020
Rabu, 03 Juli 2019 - 17:16 WIB
Elshinta.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempersiapkan sejumlah kebijakan untu...
Kemendagri minta TPS Pilkada 2020 diperbanyak
Rabu, 03 Juli 2019 - 16:39 WIB
Elshinta.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan jajaran Komisi Pemil...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)