Suryo Agung: Rekor itu ada memang untuk dipecahkan
Elshinta
Selasa, 23 April 2019 - 12:36 WIB |
Suryo Agung: Rekor itu ada memang untuk dipecahkan
Mantan sprinter nasional Suryo Agung Wibowo. Sumber Foto: https://bit.ly/2GrGrvL

Elshinta.com - Mantan sprinter nasional Suryo Agung Wibowo mengaku sangat bangga rekor yang dalam 10 tahun dipegang akhirnya terpecahkan oleh sprinter muda Lalu Muhammad Zohri di Kejuaraan Atletik Asia 2019, Doha, Qatar, Senin (22/4).

"Alhamdulillah ada yang lebih baik. Rekor itu ada memang untuk dipecahkan," kata Suryo Agung Wibowo saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa (23/4).

Pada final 100 m Kejuaraan Atletik Asia 2019, Lalu Muhammad Zohri mampu membukukan catatan waktu 10,13 detik. Dan catatan tersebut mampu memecahkan rekor nasional (rekornas) yang selama ini dipegang Suryo Agung Wibowo dengan catatan waktu 10,17 detik.

Menurut Suryo, apa yang terjadi saat ini memang sebuah kewajaran dan membuktikan jika pembinaan yang dilakukan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) berjalan dengan baik.

"Kondisi ini sama kayak saya dulu. Waktu itu saya memecahkan rekor Pak Mardi. Ini terjadi saat Zohri memecahkan rekor saya. Semoga hasil ini bisa memacu untuk lebih baik ke depannya," kata pria yang sebelumnya dinobatkan sebagai atlet tercepat di Asia Tenggara itu.

Meski demikian, pria yang saat ini menjadi PNS di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini mengimbau semuanya termasuk PB PASI untuk tidak secepatnya puas karena ke depan banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dihadapi.

"PR-nya adalah bagaimana menyiapkan atlet di bawah Zohri. Sebenarnya ini juga terjadi di induk organisasi lain. Selama ini banyak yang bertumpu pada atlet itu-itu saja," kata Suryo, dikutip Antara.

Sebelumnya, dalam keterangannya usai berlomba, Lalu Zohri memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, dan mengucapkan terima kasih atas dukungan rakyat Indonesia khususnya PB PASI. Menurutnya, meski memimpin hingga 10 meter terakhir, dirinya sempat melambat karena kehilangan konsentrasi setelah memikirkan pesaingnya.

“Iya saya sempat hilang konsentrasi, memikirkan saingan-saingan saya,” kata Lalu Zohri dalam keterangan resminya.

Keberhasilan Zohri di nomor 100 meter ini tak lepas dari strategi jitu pelatihnya Eni Nuraeni Sumartoyo. Pelatih yang baru saja dianugerahi gelar pelatih terbaik Asia 2019 oleh asosiasi atletik Asia ini mengatakan hanya menurunkan Zohri pada satu nomor dari dua yang direncanakan yaitu 4x100 meter.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelari 43 tahun ini raih tiket Olimpiade untuk kelima kalinya
Minggu, 01 Maret 2020 - 11:15 WIB
Pelari marathon Amerika Serikat (AS) Abdi Abdirahman yang sudah berusia 43 tahun, lolos ke Olimpiade...
Zohri terancam tanpa uji coba Olimpiade imbas wabah virus corona
Kamis, 30 Januari 2020 - 06:36 WIB
Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri terancam tidak akan menjajal laga uji coba di luar negeri seb...
Event Brawijaya Run, 15 atlet Batalyon lnfanteri 527 siap laga
Jumat, 24 Januari 2020 - 15:58 WIB
Event Brawijaya Run 10 kilometer yang digelar pada Minggu 26 Januari lusa bertempat start di Kodam V...
Karisma tak menyangka pecahkan rekor dunia para atletik di Dubai
Sabtu, 16 November 2019 - 08:53 WIB
Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani mengaku tak menyangka bisa meraih medali emas seka...
Karisma Evi Tiarani pecahkan rekor dunia 100 meter para atletik di Dubai
Jumat, 15 November 2019 - 07:54 WIB
Atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani memecahkan rekor dunia nomor 100 meter putri kelas...
Peringati HUT Makassar ke-412, ribuan pelari nikmati Run Makassar Half Marathon
Minggu, 03 November 2019 - 11:16 WIB
Ribuan pelari mengikuti `Run Makassar Half Marathon` yang terbagi dar beberapa kategori, seperti 5 K...
Pelari Kenya juara marathon Equator 10K Parigi Moutong
Minggu, 27 Oktober 2019 - 13:32 WIB
Atlet lari asal Republik Kenya menyabet juara dalam pelaksanaan lomba lari marathon Equator 10 kilom...
DeAnna Price, perempuan AS pertama raih juara dunia lontar martil
Minggu, 29 September 2019 - 15:24 WIB
Atlet Amerika Serikat DeAnna Price berhasil menjadi perempuan pertama yang berhasil meraih gelar jua...
Zohri gagal tembus semifinal lari 100 meter di Kejuaraan Dunia Atletik
Sabtu, 28 September 2019 - 10:39 WIB
Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, gagal menembus semifinal nomor lari 100 meter putra pada Ke...
Kontingen DKI Jakarta-Jateng bersaing ketat perolehan medali cabang atletik
Senin, 23 September 2019 - 07:13 WIB
Kontingen Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah bersaing ketat dalam perolehan medali cabang olahraga...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV