Kiri Kanan
Rupiah melemah seiring potensi perlambatan permintaan domestik
Elshinta
Rabu, 24 April 2019 - 10:51 WIB |
Rupiah melemah seiring potensi perlambatan permintaan domestik
Ilustrasi. Foto: elshinta.com

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (24/4) pagi, melemah seiring adanya potensi perlambatan permintaan domestik.

Rupiah melemah 32 poin atau 0,23 persen ke posisi Rp14.112 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.080 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih di Jakarta mengatakan, perlambatan penerimaan pajak pada kuartal I-2019 dinilai sebagai indikasi penurunan permintaan dalam negeri.

"Perlambatan penerimaan pajak ini perlu diwaspadai adanya potensi melambatnya permintaan domestik," ujar Lana, dikutip Antara

Pada realisasi APBN kuartal I-2019, tercatat penerimaan pajak sebesar Rp248,09 triliun atau tumbuh 1,8 persen (tahun ke tahun/yoy) dibandingkan kuartal I-2018 yang tumbuh sebesar 9,9 persen (yoy). Perlambatan di antaranya karena melambatnya penerimaan pajak penghasilan (PPh) nonmigas.

Pada kuartal I-2019 ini PPh nonmigas mencapai Rp142,81 triliun atau tumbuh 7,5 persen (yoy), melambat dibandingkan kuartal I-2018 yang mencapai 8,3 persen (yoy).

Sementara PPh Pasal 21 tumbuh 15,48 persen, turun dalam dibandingkan kuartal I-2018 yang tumbuh 35,1 persen (yoy), dan PPh final hanya tumbuh 0,1 persen (yoy), turun tajam dari 26,4 persen (yoy) pada kuartal I-2018.

Sedangkan penerimaan PPN tumbuh 15,05 persen (yoy), juga turun tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tumbuh 47 persen (yoy).

"Perlambatan penerimaan pajak ini ditengarai efek dari restitusi pajak dan laju impor yang melambat. Pada kuartal I-2019, tercatat restitusi sebesar Rp50,65 triliun atau tumbuh 47,83 persen," kata Lana.

Lana memprediksi rupiah hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.080 per dolar AS hingga Rp14.100 per dolar AS.

Hingga pukul 09.36 WIB, rupiah melemah 40 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp14.120 per dolar AS, dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14.080 per dolar AS. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pembuangan bangkai babi sebabkan ikan nelayan Jaring Halus tak laku
Senin, 18 November 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Merebaknya isu bangkai babi yang dibuang ke sungai hingga ke laut berdampak...
IHSG terkoreksi tipis 0,09% tutup perdagangan hari ini 
Senin, 18 November 2019 - 18:45 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis pada perdagangan awal pekan,...
Rupiah melemah tipis dibayangi sentimen global
Senin, 18 November 2019 - 18:06 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin (...
Industri fintech perlu `awareness` semua pihak supaya maju dan minim risiko
Senin, 18 November 2019 - 17:08 WIB
Elshinta.com - Ketua harian Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) Mercy Simorangkir ...
Realisasi belanja negara Januari-Oktober mencapai Rp1.798 triliun
Senin, 18 November 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan realisasi belanja nega...
Aptrindo bantah solar langka di Balikpapan
Senin, 18 November 2019 - 14:26 WIB
Elshinta.com - Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) membantah pemberitaan terjadinya ke...
Pasokan solar Pertamina dukung pertumbuhan ekonomi
Senin, 18 November 2019 - 13:27 WIB
Elshinta.com - Pengamat ekonomi Universitas Mataram Firmansyah mendukung penuh langkah Pertamin...
KAI: 22 dan 29 Desember tanggal favorit libur Natal-Tahun Baru
Senin, 18 November 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memprediksi akan ada kenaikan volume penumpan...
Pengamat minta pemerintah segera atasi kelangkaan solar
Minggu, 17 November 2019 - 14:51 WIB
Elshinta.com - Pemerhati transportasi logistik, Bambang Haryo Soekartono mengaku prihatin ...
Perizinan kapal tangkap akan dipermudah KKP
Minggu, 17 November 2019 - 12:27 WIB
Elshinta.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo akan mempermudah perizina...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)