Kemenag belum terima surat resmi soal penghapusan biometrik visa haji
Elshinta
Rabu, 24 April 2019 - 16:45 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Kemenag belum terima surat resmi soal penghapusan biometrik visa haji
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Sri Ilham Lubis di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (24/4). Sumber foto: https://s.id/4xKnT

Elshinta.com - Kementerian Agama (Kemenag) belum menerima surat atau pemberitahuan resmi terkait penghapusan kebijakan perekaman biometrik untuk proses penerbitan visa haji dan umroh bagi jamaah.

“Kami sampai saat ini belum menerima surat secara resmi atau pemberitahuan secara resmi yang menyampaikan bahwa sudah tidak ada lagi kewajiban untuk pengambilan biometrik,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Sri Ilham Lubis di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (24/4), setelah memberikan materi dalam Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi Tahun 1440H/2019M.

Sebelumnya beredar pengumuman yang ditandatangani oleh Bagian Konsuler Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia di Jakarta yang menyebutkan bahwa Divisi Konsuler menyampaikan terkait terbitnya Surat Keputusan Kerajaan Arab Saudi nomor 43313 tanggal 4/8/1440 H atau 9 April 2019.

Pengumuman itu terkait tidak diwajibkannya perekaman biometrik di negaranya untuk proses penerbitan visa haji dan umroh bagi para jamaah. Surat itu ditandatangani di Jakarta pada 22 April 2019.

Dikutip Antara, Sri Ilham mengaku belum memastikan pengumuman tersebut dan memerlukan waktu untuk berkoordinasi secara internal dengan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri. “Untuk lebih jelasnya sebaiknya nanti bisa ditanyakan kepada Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri karena domainnya ada di dalam negeri,” katanya.

Selama ini, Pemerintah Arab Saudi menetapkan proses rekam biometrik jemaah haji sebagai syarat proses penerbitan visa. Pemerintah Saudi sebagaimana negara-negara lain menerapkan perekaman itu meliputi pengambilan identifikasi sidik jari, pengenalan wajah, telapak tangan, dan juga pengenalan iris (retina mata).

Proses rekam biometrik dilakukan untuk keperluan memudahkan dan mempercepat proses imigrasi saat jemaah memasuki Arab Saudi (Jeddah atau Madinah).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BI minta nasabah tak khawatir gangguan sistem Bank Mandiri
Sabtu, 20 Juli 2019 - 15:14 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia meminta nasabah tak khawatir atas gangguan sistem pembayaran...
PVMBG: Aktivitas Gunung Bromo kembali menurun pascaerupsi
Sabtu, 20 Juli 2019 - 13:40 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana G...
BI harapkan gangguan sistem pembayaran Bank Mandiri segera teratasi
Sabtu, 20 Juli 2019 - 13:28 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia (BI) mengharapkan gangguan sistem pembayaran yang menimpa PT...
Mendagri: Permohonan izin pejabat daerah ke luar negeri paling lambat H-10
Sabtu, 20 Juli 2019 - 12:56 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka tertib administrasi dan koordinasi pelaksanaan perjalanan ke l...
JCH gelombang kedua akan tiba hari ini
Sabtu, 20 Juli 2019 - 12:48 WIB
Elshinta.com - Gelombang kedua jemaah calon haji akan tiba mulai Sabtu (20/7) Hari ini. Bi...
Bank Mandiri pastikan rekening nasabah aman
Sabtu, 20 Juli 2019 - 12:30 WIB
Elshinta.com - Bank Mandiri memastikan keamanan rekening nasabah dan tidak ada pengurangan...
Basuki minta DWP untuk selalu taat hukum
Sabtu, 20 Juli 2019 - 11:43 WIB
Elshinta.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memin...
Tiga instansi anugerahkan penghargaan pengguna layanan mudik
Sabtu, 20 Juli 2019 - 11:29 WIB
Elshinta.com - Tiga instansi pemerintah menganugerahkan penghargaan kepada 12 kementerian/...
Pemkab Bojonegoro segera bentuk pansel KID
Sabtu, 20 Juli 2019 - 09:54 WIB
Elshinta.com - Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), se...
Kemenag: Butuh waktu 26 tahun berhaji dari Aceh
Sabtu, 20 Juli 2019 - 09:16 WIB
Elshinta.com - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh M Daud Pakeh menyatak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once