Rupiah melemah jelang keputusan RDG BI
Elshinta
Kamis, 25 April 2019 - 11:04 WIB |
Rupiah melemah jelang keputusan RDG BI
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2XFbLy1

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (25/4) pagi, melemah jelang keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada sore nanti.

Rupiah melemah 45 poin atau 0,32 persen ke posisi Rp14.150 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.105 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta mengatakan, bank sentral diprediksi masih akan mempertahankan suku bunga acuannya.

"Kami perkirakan BI masih bisa mempertahankan suku bunganya sebesar 6 persen hingga akhir tahun 2019," ujar Lana, dikutip Antara

Menurut Lana, keputusan BI yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya yaitu dengan mempertimbangkan inflasi yang masih terjaga aman, nilai tukar rupiah relatif stabil dan risiko global yang relatif terukur.

Sementara itu, banyak spekulasi BI akan menurunkan suku bunganya dalam waktu dekat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, namun di saat yang sama BI menargetkan menurunkan defisit transaksi berjalan dari 2,98 persen dari PDB pada akhir 2018 menjadi 2,5 persen pada 2019.

"Upaya menurunkan defisit tersebut akan sulit dicapai jika BI menurunkan suku bunganya," kata Lana.

Lana memprediksi rupiah hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.110 per dolar AS hingga Rp14.130 per dolar AS.

Hingga pukul 10.08 WIB, rupiah melemah 39 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp14.144 per dolar AS, dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14.105 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, Rupiah melemah menjadi Rp14.154 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.112 per dolar AS. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Spectrum Outlook 2020-2023 dukung percepatan ekonomi digital
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Dunia usaha membutuhkan acuan dalam mengembangkan bisnis mereka ke depan. Salah satu ...
Menko Darmin sebut keuangan syariah butuh interaksi kuat dengan sektor riil
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 07:43 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan industri keuang...
Pengelola Marunda, KCN bantah rampas aset negara
Jumat, 23 Agustus 2019 - 19:47 WIB
Elshinta.com - PT Karya Citra Nusantara (PT KCN) sebagai pengelola Pelabuhan Marunda dengan tegas m...
IHSG Jumat ditutup menguat 16,35 poin
Jumat, 23 Agustus 2019 - 18:38 WIB
Elshinta.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (23/8) ditu...
Rupiah Jumat sore terapresiasi masih terimbas kebijakan BI
Jumat, 23 Agustus 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (23/8)...
Menko Darmin: Pertumbuhan ekonomi terjaga meski dibayangi perang dagang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:25 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai bahwa pertumbuhan e...
Menko Perekonomian: 42 tahun pasar modal tumbuh ribuan kali
Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:34 WIB
Elshinta.com - Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, hingga Jumat (23/8) pagi, kapitalisa...
Sentimen eksternal pengaruhi pelemahan rupiah
Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:15 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (23/8...
Kekhawatiran perang dagang picu pelemahan IHSG
Jumat, 23 Agustus 2019 - 10:44 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (23/8) dib...
Suku bunga acuan diturunkan lagi 25 basis poin
Jumat, 23 Agustus 2019 - 07:03 WIB
Elshinta.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya atau BI...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)