Panglima TNI: Kehormatan Prajurit Kopassus ditentukan loyalitas pada pimpinan
Elshinta
Kamis, 25 April 2019 - 15:35 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Panglima TNI: Kehormatan Prajurit Kopassus ditentukan loyalitas pada pimpinan
Foto: Ist. Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Kehormatan seorang prajurit, terlebih Prajurit Komando ditentukan oleh loyalitasnya sebagai prajurit yang tegak lurus kepada pimpinan dan jiwa korsanya untuk rekan sejawat. 

"Oleh karenanya, jadikan itu sebagai pedoman untuk menjadikan kalian (prajurit) berani membela kebenaran dan meraih keberhasilan dalam bertugas," demikian dikatakan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada upacara peringatan HUT Kopassus ke-67 tahun 2019, bertemakan “Melalui HUT Ke-67 Kopassus Kita Tingkatkan Profesionalisme Yang Kuat dan Tangguh serta Adaktif Dalam Menghadapi Berbagai Tantangan Global Guna Mendukung Tugas Pokok TNI”, di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4).

Panglima TNI menegaskan bahwa Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tempatnya prajurit-prajurit pilihan yang ditempa dengan berbagai latihan, tantangan, dan medan pertempuran serta bersumpah untuk senantiasa mempersembahkan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara.

Diungkapkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa sejak Republik ini berdiri sampai dengan usia ke-67, Komando Pasukan Khusus selalu hadir di seluruh penjuru negeri dan tidak terbersit ragu sedikitpun dalam diri prajurit Komando untuk melaksanakan tugas. 

“Saya sampaikan Selamat Hari Ulang Tahun Kopassus yang ke-67 !!! Dirgahayu Kopassus !!!. Selaku Panglima TNI, saya bangga dan hormat kepada seluruh prajurit Komando Pasukan Khusus," ucapnya, seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko. 

Pada kesempatan itu, Panglima TNI menyampaikan rasa bangga dengan prajurit Kopassus yang senantiasa menepati Janji Prajurit Komando. Menurutnya, kesetiaan kepada Sapta Marga, keteguhan memegang Sumpah Prajurit, serta kehormatan dan jiwa kesatuan Para Komando telah membawa berbagai keberhasilan. 

“Motto Prajurit Komando ‘Berani, Benar dan Berhasil’ yang telah dipilih, agar selalu diingat dan ditepati," katanya.

Di sisi lain, Panglima TNI mengingatkan bahwa tantangan di masa mendatang tidak semakin ringan karena teknologi terus berkembang demikian pula dengan taktik dan teknik kemiliteran. “Terus tingkatkan profesionalisme kalian. Jadilah pasukan khusus yang adaptif dan inovatif dalam berbagai tuntutan tugas. Jadilah Pasukan Khusus yang berkelas dunia," ujarnya.

“Ingat pula bahwa kekuatan TNI ada pada rakyat, dan TNI-lah yang menjadi pelindung dan pembela rakyat. Karena itu, tetaplah rendah hati dan berjiwa besar, dekat dan menyatu dengan rakyat," pesan Panglima.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa prajurit Kopassus adalah legenda. Menurutnya, tanpa perlu mencari nama, prajurit Kopassus sudah terkenal seantero penjuru dunia. 

“Prajurit Kopassus bagaikan hantu-hantu bagi musuh negara," ucapnya. 

“Tapi ingatlah bahwa kita juga manusia, jangan takabur, jangan lupa untuk selalu berlindung kepada Sang Pencipta dalam setiap langkah menjadi yang terbaik”, pungkas Panglima. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Antisipasi bentrok susulan, 200 personel gabungan dikerahkan ke Mesuji
Kamis, 18 Juli 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo mengatakan, sebanyak 200 personel gabungan...
Panglima TNI ingatkan ancaman ladang ganja di perbatasan
Sabtu, 13 Juli 2019 - 06:31 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan kepada ratusan prajurit y...
Over kapasitas, Kemenkumham Banten bangun lapas terbuka
Jumat, 12 Juli 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Untuk mengurangi over kapasitas di lembaga pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan...
Kerja sama militer jadi fokus dalam tingkatkan hubungan diplomatik RI-AS
Kamis, 11 Juli 2019 - 12:55 WIB
Elshinta.com - Hubungan pertahanan dan kerja sama militer khususnya di bidang pendidikan dan pe...
Kemenko PMK: Radikalisme harus dicegah
Rabu, 10 Juli 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com - Pencegahan radikalisme yang mengarah kepada kekerasan dan terorisme perlu d...
Menhan: WNI simpatisan ISIS bisa pulang kalau insaf
Selasa, 09 Juli 2019 - 20:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menyatakan ratusan warga nega...
Menhan: Persiapan dini sistem pertahanan dibutuhkan meski masa damai
Selasa, 09 Juli 2019 - 17:45 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan penyiapan sistem pertahanan...
Sinergitas kunci penataan wilayah pertahanan negara
Selasa, 09 Juli 2019 - 16:28 WIB
Elshinta.com - Kementerian Pertahanan mengharapkan peningkatan sinergitas dengan kementeri...
Polda Metro Jaya siagakan 12.000 personel amankan Persija vs Persib di SUGBK
Senin, 08 Juli 2019 - 20:54 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 12.000 lebih personel keamanan gabung...
Menhan: Perangi teroris jadi dasar bangun kerja sama Indo-Pasifik
Senin, 08 Juli 2019 - 19:26 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengajak negara-negara yang b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once