Kapal layar tenggelam, dua warga Selandia Baru selamat
Elshinta
Jumat, 26 April 2019 - 21:15 WIB |
Kapal layar tenggelam, dua warga Selandia Baru selamat
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Malahayati Kelas IV, Aceh, M Said Sitompul (kiri) memeriksa nakhoda kapal layar berbendera Australia, John Richard Burn (kedua kanan), warga Selandia Baru, di Banda Aceh, Jumat (26/4). Sumber Foto:

Elshinta.com - Dua warga negara Selandia Baru berhasil menyelamatkan diri setelah yacht atau kapal layar yang mereka awaki tenggelam di perairan Selat Malaka, Provinsi Aceh.

Informasi yang dihimpun Antara di Banda Aceh, Jumat (26/4), dua negara Selandia Baru yang berhasil menyelamatkan diri tersebut yakni John Richard Burn (73), yang juga nakhoda kapal, dan Douglas Greame Scott (75), kru kapal.

Keduanya berlayar menggunakan yacht dengan nama Ezylivin berbendera Australia dari Jeti Kuah Langkawi, Malaysia, tujuan Sabang Pulau Weh. Mereka berlayar dari Langkawi pada 22 April 2019.

John Richard Burn dan Douglas Greame Scott rencananya akan mengikuti Sabang Marine Festival yang berlangsung 26 hingga 30 April mendatang di Pulau Weh.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Malahayati M Said Sitompul mengatakan, keduanya berhasil menyelamatkan diri menggunakan perahu karet yang ada di kapal layar mereka.

"Kapal layar yang mereka awaki tenggelam setelah menabrak benda keras pada Jumat sekitar pukul 02.15 WIB. Menurut keterangan, kapal mereka tenggelam begitu cepat dan keduanya berhasil menyelamatkan diri," kata M Said.

Posisi kapal layar yang diawaki dua warga negara Selandia Baru tenggelam setelah menabrak benda keras sekitar 20 mil laut arah utara Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar.

"Ketika kapal mau tenggelam, mereka langsung menyelamatkan diri dengan menaiki perahu karet. Mereka akhirnya tiba di Pelabuhan Malahayati, sekitar pukul tujuh pagi," sebut M Said.

Dari pelabuhan peti kemas tersebut, dua warga negara Selandia Baru itu dibawa ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Malahayati di kawasan Punge Blang Cut, Kota Banda Aceh.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KM Santika Nusantara terbakar, 54 penumpang dievakuasi nelayan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 54 penumpang berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal nelayan yang berada di se...
Korban tewas akibat miras oplosan di Tasikmalaya jadi tiga orang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Korban tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa B...
Kera serang bayi, BKSDA turun tangan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah memburu kera liar yang menyer...
Dua pekerja WNI meninggal tertimpa dinding beton di Malaysia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Dua pekerja konstruksi yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) meninggal tertim...
Pesawat Dimonim tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya 
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Sebuah pesawat Dimonim dengan nomor penerbangan PK-HVL tergelincir saat mendarat di...
Panglima TNI siap kerahkan Hercules padamkan karhutla
Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:46 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan rencana pengerahan pesawat Hercule...
Meski mulai padam, Karhutla Gunung Ciremai terus dipantau
Selasa, 13 Agustus 2019 - 17:48 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka AKBP Mariyono bersama rombongan terus melakukan peninjauan ke l...
Pura Puncak Kedaton dipastikan aman dari kebakaran di Gunung Batukaru
Selasa, 13 Agustus 2019 - 14:34 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali memastikan Pura Luhur Punc...
Selasa subuh, kabut asap di Pontianak makin pekat
Selasa, 13 Agustus 2019 - 06:09 WIB
Elshinta.com - Kabut asap di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (13/8) subuh, makin pekat hi...
Puluhan warga Dharmasraya Sumbar keracunan usai makan lontong sayur, satu orang meninggal
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Puluhan ibu-ibu wirid yasinan mingguan di Jorong Koto Tuo, Kenagarian Siguntur, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)