Google blokir pengembang aplikasi Android China karena penipuan iklan
Elshinta
Sabtu, 27 April 2019 - 12:49 WIB |
Google blokir pengembang aplikasi Android China karena penipuan iklan
Sumber foto: https://bit.ly/2m424ua

Elshinta.com - Google memblokir pengembang China populer di Google Play Store dan secara sistematis menghapus puluhan aplikasinya setelah BuzzFeed dan peneliti keamanan menemukan bahwa pengembang itu melakukan penipuan iklan dan menyalahgunakan izin pengguna.

DO Global, yang sebagian dimiliki Baidu, ditemukan telah memproduksi klik iklan palsu untuk mendapatkan penghasilan, di antara praktik penipuan lainnya.

Dilansir Antara dari The Verge, Sabtu, bahwa Google mengatakan pemblokiran itu sebagai tanggung jawabnya untuk melindungi pengguna dan pengiklan. Google sudah berinvestasi dalam alat dan sumber daya untuk memerangi penipuan dan penyalahgunaan global.

"Kami secara aktif menyelidiki perilaku jahat, dan ketika kami menemukan pelanggaran, kami mengambil tindakan, termasuk penghapusan kemampuan pengembang untuk memonetisasi aplikasi mereka dengan AdMob atau menerbitkan di Play," kata Google dalam sebuah pernyataan.

Setidaknya enam aplikasi ditemukan oleh para peneliti berisi kode untuk mengklik iklan palsu yang berjalan di latar belakang, bahkan ketika pengguna tetap menutup aplikasi. DO Global sebelumnya memiliki sekitar 100 aplikasi di Play Stor8e, banyak di antaranya terdaftar di bawah nama pengembang lain, seperti "Pic Tools Group. BuzzFeed melaporkan bahwa 46 aplikasi di antaranya sudah dihapus dari Play Store oleh Google.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Twitter mulai uji coba fitur sembunyikan balas cuitan
Sabtu, 21 September 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Twitter tengah menguji fitur yang akan memungkinkan pengguna menyembunyikan balasan...
Jadi solusi, aplikasi ini dapat respon positif dari pelanggan
Jumat, 20 September 2019 - 08:14 WIB
Elshinta.com - Pada Hari Pelanggan Nasional (4/9) lalu, manajemen Depo Bangunan turun melayani pel...
Hilang dari Play Store, ini yang terjadi pada Bukalapak
Kamis, 19 September 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Head of Corporate Communications Bukalapak, Intan Wibisono, mengatakan hilangnya ap...
Garap kacamata pintar, Facebook gandeng Ray-Ban
Rabu, 18 September 2019 - 12:20 WIB
Elshinta.com - Facebook dilaporkan telah menggarap kacamata Augmented Reality (AR) dalam beberapa ...
Kemkominfo luncurkan SIMONAS, platform rekrutmen talenta digital gratis
Kamis, 05 September 2019 - 15:04 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan platform national talent pool SIM...
Akun bos Twitter Jack Dorsey diretas, cuitkan kata-kata rasis
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 12:29 WIB
Elshinta.com - Akun bos Twitter Inc, Jack Dorsey, diretas pada Jumat malam (30/8), dan mengirim cu...
Ingin lindungi akun Facebook, ikuti langkah berikut agar aman
Kamis, 29 Agustus 2019 - 21:29 WIB
Elshinta.com - Pengguna media sosial perlu khawatir terhadap keamanan akun mereka terutama jika su...
Google berhenti pakai nama makanan untuk Android
Minggu, 25 Agustus 2019 - 15:28 WIB
Elshinta.com - Google mulai tahun ini menghentikan tradisi menamai sistem operasi terbaru Android ...
Pemprov DKI luncurkan aplikasi e-Uji Emisi
Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan aplikasi Uji Emisi Elektronik...
 LIPI kembangkan aplikasi identifikasi kayu
Selasa, 30 Juli 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Pada Era Revolusi Industri 4.0 membuat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)