Gugat Wali Kota Bandung, Benny Bachtiar pertanyakan dasar pelantikan Sekda
Elshinta
Sabtu, 27 April 2019 - 20:52 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Gugat Wali Kota Bandung, Benny Bachtiar pertanyakan dasar pelantikan Sekda
Staf Ahli Wali Kota Bandung Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Benny Bachtiar. Foto: Nico Aquaresta/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kandidat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Benny Bachtiar berencana menggugat Wali Kota Bandung Oded M Danial ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena tidak melantik dirinya sebagai Sekda Kota Bandung, melainkan melantik Emma Sumarna pada 22 Maret 2019 lalu.

"Dasarnya ingin kejelasan saja mengenai berubahnya kandidat yang dilantik dari 3 besar hasil open bidding (lelang jabatan). Karena secara legalitas dan prosedur itu ada pada saya semua," kata Benny kepada Kontributor Elshinta Nico Aquaresta di Bandung, Jumat (26/4).

Benny menambahkan, proses open bidding wajib mengikuti aturan perundang-undangan, persetujuan gubernur, rekomendasi KASN dan ijin Kementerian Dalam Negeri.

"Makanya saya sedikit heran ketika berubah menjadi Pak Emma (Emma Sumarna) yang dilantik. Pertanyaan besar saya, dasar Pak Emma dilantik ini apa? Oke kalau berdasar alasannya enam bulan ini wali kota sudah berhak menunjuk siapa saja dari tiga nama tersebut silakan, tapi setelah enam bulan ini tetap harus ada persetujuan gubernur dan rekomendasi KASN. Ini yang saya pertanyakan ke Pemerintah Kota Bandung, dalam hal ini Wali Kota Bandung," ujar Benny yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bandung Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Tidak berhenti di sana, Benny juga mempertanyakan keabsahan surat keputusan (SK) pelantikan Emma Sumarna sebagai Sekda. Benny menggarisbawahi bahwa rencana menggugat Walikota Bandung adalah untuk kebenaran dan bukan untuk mengejar jabatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
LBH dorong Polda Lampung tangkap tersangka pelecehan seksual anak
Kamis, 09 Juli 2020 - 13:38 WIB
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandarlampung mendorong Kepolisian Daerah (Polda) Lampung segera menangk...
Menko Polhukam akan aktifkan lagi tim pemburu koruptor
Kamis, 09 Juli 2020 - 08:47 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan akan ...
JPU limpahkan berkas perkara terdakwa suap perizinan Lapas Sukamiskin
Rabu, 08 Juli 2020 - 11:54 WIB
Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) melimpahkan berkas perkara terdakwa Direk...
UU KPK belum ditandatangani Presiden, Peradin: Legislasi setengah hati
Selasa, 07 Juli 2020 - 14:26 WIB
Presiden Joko Widodo hingga saat ini belum menandatangani Undang-Undang KPK yang telah disahkan DPR....
Kasus John Kei, Polda Metro Jaya ungkap tiga aktor intelektual
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:39 WIB
Polda Metro Jaya mengungkap tiga aktor intelektual yang berperan besar dalam rangkaian kasus yang di...
Tak ditandangani Presiden Jokowi, UU KPK tetap sah
Senin, 06 Juli 2020 - 22:46 WIB
Keberadaan Undang-undang KPK yang telah disahkan DPR namun belum ditandatangani Presiden Jokowi teta...
Terungkap dalam dakwaan korupsi Bank Sumut Rp202 miliar, Nama Komut PT Bank Sumut disebut
Senin, 06 Juli 2020 - 20:56 WIB
 Dalam dakwaan kedua terdakwa Korupsi Bank Sumut yakni Mantan Mantan Pemimpin Divisi Tresuri Bank S...
PN Jaksel gelar sidang Ruslan Buton jilid II dan Djoko Tjandra
Senin, 06 Juli 2020 - 09:59 WIB
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang gugatan Praperadilan Ruslan Buton untuk yang kedu...
Akademisi: Undang Undang tetap berlaku meski tanpa tanda tangan Presiden
Minggu, 05 Juli 2020 - 09:24 WIB
Penanganan kasus kasus korupsi tak boleh berhenti meskipun saat ini pemerintah masih fokus menangani...
Pandemi COVID-19 hambat pengusutan korupsi DLH Mimika
Sabtu, 04 Juli 2020 - 20:28 WIB
Pandemi COVID-19 yang melanda wilayah Papua sejak pertengahan Maret hingga sekarang ikut menghambat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV