BNPB imbau semua pihak waspadai dampak susulan banjir Bengkulu
Elshinta
Minggu, 28 April 2019 - 18:25 WIB |
BNPB imbau semua pihak waspadai dampak susulan banjir Bengkulu
Istimewa. Foto: Redaksi Elshinta

Elshinta.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meminta warga dan pemerintah daerah mewaspadai risiko datangnya dampak susulan dari bencana banjir yang melanda wilayah Provinsi Bengkulu.

"Dampak bencana susulan yang mungkin timbul adalah penyakit kulit karena kekurangan air bersih, gangguan infeksi saluran pernafasan akut dan lain-lain," kata Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi Elshinta di Jakarta, Minggu (28/4).

Selain itu, Sutopo mengatakan, jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, maka tanah longsor dan banjir bisa datang lagi. Menurut Sutopo, hujan berintensitas tinggi masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia meskipun sebenarnya sudah memasuki musim kemarau.

"Kepala daerah yang wilayahnya mengalami bencana juga diimbau segera menetapkan status darurat bencana untuk mempercepat penanganan darurat," tegas dia.

Diketahui, hujan deras yang mengguyur seluruh wilayah Bengkulu sejak Jumat (26/4) sore hingga Sabtu (27/4) pagi menyebabkan sungai-sungai meluap serta menimbulkan banjir dan tanah longsor di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Lebong, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur.

"Saat ini banjir sebagian sudah surut di beberapa wilayah. Sebagian masih menggenangi permukiman di beberapa wilayah," ungkapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KM Santika Nusantara terbakar, 54 penumpang dievakuasi nelayan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 54 penumpang berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal nelayan yang berada di se...
Korban tewas akibat miras oplosan di Tasikmalaya jadi tiga orang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Korban tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa B...
Kera serang bayi, BKSDA turun tangan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah memburu kera liar yang menyer...
Dua pekerja WNI meninggal tertimpa dinding beton di Malaysia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Dua pekerja konstruksi yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) meninggal tertim...
Pesawat Dimonim tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya 
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Sebuah pesawat Dimonim dengan nomor penerbangan PK-HVL tergelincir saat mendarat di...
Panglima TNI siap kerahkan Hercules padamkan karhutla
Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:46 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan rencana pengerahan pesawat Hercule...
Meski mulai padam, Karhutla Gunung Ciremai terus dipantau
Selasa, 13 Agustus 2019 - 17:48 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka AKBP Mariyono bersama rombongan terus melakukan peninjauan ke l...
Pura Puncak Kedaton dipastikan aman dari kebakaran di Gunung Batukaru
Selasa, 13 Agustus 2019 - 14:34 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali memastikan Pura Luhur Punc...
Selasa subuh, kabut asap di Pontianak makin pekat
Selasa, 13 Agustus 2019 - 06:09 WIB
Elshinta.com - Kabut asap di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (13/8) subuh, makin pekat hi...
Puluhan warga Dharmasraya Sumbar keracunan usai makan lontong sayur, satu orang meninggal
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Puluhan ibu-ibu wirid yasinan mingguan di Jorong Koto Tuo, Kenagarian Siguntur, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)