Waspada, usia 30-an kini rentan terkena penyakit jantung
Elshinta
Minggu, 28 April 2019 - 19:13 WIB |
Waspada, usia 30-an kini rentan terkena penyakit jantung
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2VBk4xo

Elshinta.com - Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penyakit jantung koroner yang dulu lebih sering terjadi pada usia paruh baya mulai menyerang kalangan yang lebih muda, yakni 25-29 tahun.

Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Johan Winata, penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan jantung koroner adalah penyebab kematian urutan pertama di dunia dan Indonesia.

"Angka penderita stroke dan jantung koroner makin tinggi setiap tahun, dan penderitanya semakin dini," kata Johan di Jakarta, Minggu (28/4).

Johan mengatakan porsi serangan jantung yang terdeteksi pada orang-orang di bawah 35 tahun mencapai angka 20 persen dengan faktor meliputi gaya hidup tidak sehat, misalnya kurang aktivitas fisik serta konsumsi buah dan sayur yang rendah. "Stres dan gampang marah juga membuat usia muda rentan terkena penyakit jantung koroner," ungkap Johan.

Johan menuturkan, ada tiga cara yang bisa diterapkan untuk terbebas dari risiko penyakit jantung, yakni rajin berolahraga, tidak merokok dan menyantap makanan-makanan sehat.

Dia juga mengingatkan untuk mengurangi konsumsi makanan cepat saji, sebab kebanyakan menunya tinggi kalori. "Habis makan langsung kenyang, jadi enggak mau makan sayur dan buah," demikian Johan, seperti dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Cegah penyakit kaki gajah, Pemkab Biak canangkan minum obat Filariasis
Senin, 07 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Biak Numfor Papua mencanangkan minum obat massal Filar...
Hati-hati, aroma tubuh ternyata bisa beri tahu kondisi kesehatan Anda
Minggu, 06 Oktober 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Aroma tubuh yang tidak menyenangkan bisa menjadi sumber rasa malu yang sang...
Ingin anak tidur nyenyak dan IQ tinggi? Yuk makan ikan 
Kamis, 03 Oktober 2019 - 09:58 WIB
Elshinta.com - Menurut studi dari Universitas Pennsylvania mengonsumsi ikan bisa membuat anak-a...
Benarkah kondisi kesehatan bisa dideteksi dari tangan? Ini faktanya
Selasa, 01 Oktober 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Saat tubuh mengalami masalah, maka akan ada gejala yang ditimbulkan. Gejala ini bisa ...
Kemenkes minta waspadai penyebaran virus polio dari Filipina
Selasa, 01 Oktober 2019 - 07:24 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI menyatakan, masyarakat Indonesia perlu me...
Cegah `Stunting` dengan makanan bergizi dan berikan ASI eksklusif
Sabtu, 28 September 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Yovita Bulan Bonifasius, ...
Gawat! polusi udara pengaruhi kesehatan mental remaja
Jumat, 27 September 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Paparan polusi udara berkontribusi terhadap depresi, kecemasan dan masalah keseh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin