Banjir bandang Sigi, rumah warga terkubur lumpur hingga atap
Elshinta
Senin, 29 April 2019 - 16:09 WIB |
Banjir bandang Sigi, rumah warga terkubur lumpur hingga atap
Sukardi memperlihatkan rumahnya yang terkubur lumpur aoibat banjir bandang di Desa Bangga Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi, Senin (29/4). Sumber foto: https://bit.ly/2Lc1f00

Elshinta.com - Banjir bandang yang menerjang Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (28/4), mengakibatkan ribuan jiwa dilaporkan mengungsi ke dataran yang lebih tinggi, sementara sebagian rumah warga terkubur lumpur hingga atap.

Hingga Senin (29/4) pagi, banjir bandang menerjang separuh Dusun I, seluruh Dusun II dan sebagian Dusun III menyebabkan rumah warga terkubur lumpur sampai setinggi atap. "Waktu banjir pertama sekitar jam tujuh malam rumah-rumah hanya terendam air sampai sekitar betis (orang dewasa)," kata salah satu warga, Sukardi.

Dia mengaku hantaman banjir bandang paling parah diiringi material lumpur dan disertai gemuruh terjadi sekitar pukul 23.00 Wita. "Untungnya sebelum banjir bandang ke dua warga sudah lari ke gunung menyelamatkan diri. Kalau tidak banyak yang meninggal karena tingginya lumpur sampai di atap rumah," katanya.

Bahkan, lanjutnya, malam saat kejadian rumah warga sama sekali tidak kelihatan akibat tertutup lumpur yang terbawa banjir dari lereng pegunungan di sekitar Desa Bangga. "Untung paginya sudah keliatan. Waktu malam pas kejadian rumah tertutup lumpur," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Dakria, warga Dusun II yang merupakan dusun terparah. Beruntung dia dan seluruh keluarganya cepat menyelamatkan diri. "Kita tinggal memgharapkan bantuan dari pemerintah karena rumah kami habis. Tidak bisa ditinggali lagi," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Dia berharap bantuan dari pemerintah daerah, pusat dan lembaga atau yayasan kemanusiaan dapat secepatnya dia terima mengingat saat ini warga hanya bisa berharap uluran tangan dermawan. "Semoga semua selamat dan tidak ada korban jiwa," ucapnya beharap.

Sampai saat ini berbagai bala bantuan dari kepolisian, TNI, Badan SAR Nasional (Basarnas) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi dan Pemprov Sulawesi Tengah serta relawan terus berdatangan. Mereka mengevakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi, membantu menyelamatkan barang-barang berharga dan menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban meninggal akibat miras oplosan di Malang bertambah satu
Rabu, 18 September 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Firnanda Triprasetyo (16), warga Jalan Simpang Candi, Mojolangu, Kota Malang, Jawa ...
Kebakaran di Asmat Papua, ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal
Selasa, 17 September 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, sebanyak 255 kepala keluarga atau 897 jiwa keh...
Keracunan massal di Sukabumi kembali terjadi
Selasa, 17 September 2019 - 11:15 WIB
Elshinta.com - Kasus keracunan massal di Kedusunan Ciangkrek, Kampung Babakan, Kabupaten Sukabumi,...
Karhutla landa Gunung Ile Mandiri
Selasa, 17 September 2019 - 10:06 WIB
Elshinta.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten F...
Ditinggal kerja, rumah ludes dilalap api 
Senin, 16 September 2019 - 16:13 WIB
Elshinta.com - Diduga akibat hubungan pendek arus listrik, rumah milik Gunawan (35) warga Dusun Lem...
Karhutla, TNI akan terbangkan drone malam hari
Senin, 16 September 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjad...
Tinjau karhutla di Riau, Kapolri heran. Ada apa?
Senin, 16 September 2019 - 10:10 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama...
Puskesmas dan rumah sakit di Riau jadi Posko 24 jam
Senin, 16 September 2019 - 07:13 WIB
Elshinta.com - Gubernur Provinsi Riau telah menginstruksikan seluruh Puskesmas menjadi Posko Keseh...
Pagi ini terpantau 27 hotspot, BNPB: Jarak pandang hanya 1 km
Minggu, 15 September 2019 - 11:58 WIB
Elshinta.com - Pagi ini terdeteksi ada 27 titik api kategori tinggi di Riau. Secara umum Kota Peka...
Banjarmasin diselimuti kabut asap sejak pagi
Minggu, 15 September 2019 - 10:55 WIB
Elshinta.com - Kabut asap meliputi Kota Banjarmasin dan sekitarnya sejak Minggu (15/9) pagi hingga ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)