Terduga pelaku tindak asusila di Kendari tinggalkan tugas militer sejak 2016
Elshinta
Kamis, 02 Mei 2019 - 15:21 WIB | Penulis : Dhany Lukito | Editor : Sigit Kurniawan
Terduga pelaku tindak asusila di Kendari tinggalkan tugas militer sejak 2016
Penangkapan AP di Kendari. Sumber foto: https://bit.ly/2vA0uD8

Elshinta.com - Mantan anggota TNI yang juga merupakan terduga pelaku tindak asusila terhadap sejumlah anak di Kendari, Sulawesi Tenggara, telah berada di Makassar, Sulawesi Selatan untuk menjalani proses tindak pidana militer.

Kontributor Elshinta, Baba Dupa Kamis (2/5) melaporkan bahwa terduga pelaku berinisial AP sudah ditangkap Rabu (1/5) kemarin. AP sudah dalam pengawasan dari Kodam Hassanudin.

AP telah melakukan disersi. Dimana AP telah meninggalkan tugas sebagai anggota TNI sejak tahun 2016 lalu, seperti dikatakan Kapendam XIV/Hassanudin Kolonel Maskun Nafik.

Adrianus merupakan mantan anggota TNI berpangkat Prajurit dua (Prada), yang bertugas di Batalyon Infanteri 725/Woroagi kemudian menjadi DPO TNI sejak 2018 lalu karena meninggalkan batalyon (disersi).

Maskun menjelaskan alasan AP dibawa ke Makassar dikarenakan untuk memintai keterangan AP dan mempertanggung jawabkan perbuatannya karena melakukan disersi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejari Serang segera jadwalkan pemanggilan mantan camat Syafruddin
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang tengah menjadwalkan untuk memanggil mantan camat Se...
KPK minta Pansel pertimbangkan rekam jejak laporan kekayaan dan kepatuhan pajak
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK memi...
KPK periksa mantan Wagub Jabar Deddy Mizwar
Jumat, 23 Agustus 2019 - 11:25 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK meme...
KPK sita Rp130 juta dari rumah Kabid SDA PUPKP Yogyakarta
Jumat, 23 Agustus 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sekitar Rp130 juta dari hasil pengg...
Dua instansi di Kantor Pemkot Yogyakarta diperiksa KPK
Kamis, 22 Agustus 2019 - 18:25 WIB
Elshinta.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (22/8) melakukan pemeriksaan ber...
Terdakwa Liliana lanjutkan penahanan di Lapas Mataram
Kamis, 22 Agustus 2019 - 17:42 WIB
Elshinta.com - Terdakwa pemberi suap Rp1,2 miliar perkara penyalahgunaan izin tinggal di lingkunga...
OTT KPK, Kajati DIY memohon maaf kepada Sultan HB X atas perbuatan stafnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Erbagtyo Rohan meminta maa...
Waspada! Penipuan dengan modus seleksi pegawai KPK
Kamis, 22 Agustus 2019 - 12:47 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah meminta masyarakat w...
KPK panggil tiga saksi terkait suap izin impor bawang putih
Kamis, 22 Agustus 2019 - 11:44 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK mema...
BNNP tes urine pegawai Bakamla RI
Kamis, 22 Agustus 2019 - 11:36 WIB
Elshinta.com - Ratusan pegawai Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) menjalani tes urine sebag...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)