LDII sebut kedewasaan politik ditentukan dari kreativitas masyarakat
Elshinta
Kamis, 02 Mei 2019 - 16:46 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Sigit Kurniawan
LDII sebut kedewasaan politik ditentukan dari kreativitas masyarakat
Sumber Foto: Dody Handoko/Reporter Elshinta.com

Elshinta.com - Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prasetyo Sunaryo mengatakan, kedewasaan politik ditentukan dari kreativitas dan inovasi dari masyarakat.

“Itu untuk menaikkan kapasitas kemandirian bangsa dan stabilitas sosial politik,” ujarnya di Kantor DPP LDII, Kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (2/5), dilaporkan Reporter Elshinta.com, Dody Handoko.

Jika kedewasaan politik masyarakat meningkat, kesadaran demokratis kita akan semakin tinggi. “Nanti akan ditandai dengan semakin banyaknya tokoh masyarakat yang memahami arti amanah atau keterwakilan,” paparnya.

Dikatakannya, demokrasi berkualitas harus melibatkan 5 elemen. “Agar reformasi demokrasi berkualitas harus dirasakan oleh 5 elemen. Negara, pengusaha, elemen pendidikan, masyarakat, dan yang paling penting adalah media,” ungkapnya.

“Jika semua elemen ini merasakannya, semakin lama semakin matang demokrasi kita,” tambahnya. 

Menurutnya rakyat masih terpengaruh perseteruan di kalangan elit. Padahal negara-negara lain seperti India atau Jepang, bisa menjalankan pemilihan umum dengan damai dan bebas, jujur dan rahasia walaupun elit politiknya bersitegang.

“Kedewasaan politik itu harus ditunjukan dengan masyarakat yang memilih. Masyarakat saat ini lebih pandai, sekiranya dari pemilih misalnya ada yang menerima uang dari para peserta, namun pada akhirnya pemilih berkecenderungan memilih sesuai dengan aspirasi mereka,” ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK minta Jokowi tidak tunjuk calon menteri yang bermasalah
Jumat, 23 Agustus 2019 - 12:23 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK memi...
Jubir Gerindra bantah Fadli Zon tertarik gabung kabinet Jokowi
Kamis, 22 Agustus 2019 - 18:46 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak m...
RUU Kamtansiber belum dapat dipastikan disahkan DPR 
Rabu, 21 Agustus 2019 - 20:17 WIB
Elshinta.com - Anggota Komisi I DPR RI Jerry Sambuaga mengatakan belum dapat memastikan RUU Keamana...
Cak Imin resmi jabat Ketum PKB lagi
Rabu, 21 Agustus 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menetapkan Muhaimin Iskandar atau ...
Barikade Gus Dur minta PKB kembali jadi partai terbuka dan modern
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Barisan Kader Gus Dur (Barikade Gus Dur) meminta Partai Kebangkitan Bangsa kembali ...
Prabowo ingin Indonesia kembali ke UUD 1945 asli
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 13:50 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan partainya ingin agar Ind...
KPK harap menteri kabinet berikutnya miliki rekam jejak baik
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengharapkan menteri-menteri...
Partai koalisi Jokowi gelar munas diawal untuk tentukan posisi strategis
Jumat, 16 Agustus 2019 - 12:03 WIB
Elshinta.com - PDI Perjuangan sebagai partai koalisi Joko Widodo (Jokowi) sudah menggelar Kongres V...
Polres Langkat siapkan 317 personel untuk amankan Pilkades serentak
Kamis, 15 Agustus 2019 - 21:30 WIB
Elshinta.com - Polres Langkat, Sumatera Utara, menggelar apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan pe...
Projo: Wacana Pilpres oleh MPR bentuk perampasan kedaulatan rakyat
Kamis, 15 Agustus 2019 - 12:35 WIB
Elshinta.com - Wacana mengenai kemungkinan Pilpres akan kembali dilakukan oleh MPR mendapat penolak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)