MemoRI 06 Mei
In Memoriam, Ateng dan Pepeng
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
In Memoriam, Ateng dan Pepeng
Pelawak Ateng dan Pepeng. Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Jagad hiburan di tanah air berduka, dua komedian meninggal dunia. 6 Mei 2003, komedian legendaris Ateng meninggal dunia. Pelawak bernama lengkap Andreas Leo Ateng Suripto meninggal dunia di usia 60 tahun.

Nama Ateng, memang terkenal di era 70an sebagai salah satu pelawak yang sering wara-wiri di layar perak. Ateng yang lahir dengan nama lengkap Kho Tjeng Lie berpasangan dengan Iskak Darmo Suwiryo ketika menghadirkan lawak-lawak legendaris.

Karir Ateng dimulai dari grup lawak Kwartet Jaya, bersama Bing Slamet, Eddy Kus dan Iskak. Mereka berkarir dari pentas panggung hingga akhirnya kebanjiran tawaran untuk membintangi film komedi. 

Meninggalnya Bing Slamet pada 17 Desember 1974 membuat Kwartet Jaya bubar. Tapi Ateng dan Iskak berhasil lepas dari bayang-bayang Bing Slamet dan kemudian membentuk duo Ateng-Iskak Grup yang juga tak pernah surut tawaran.

Menikah dengan Theresia Maria Reni Indrawati, Ateng dikaruniai dua anak, yakni Alexander Agung Suripto dan Antonius Aryo Gede Suripto. 

Sepanjang karirnya, Ateng banyak membintangi film layar lebar. Dan tentunya, kekhasan komedian ini membuat film-filmnya dibanjiri banyak penonton. Sebut saja film Ateng Sok Tahu yang menjadi film terlaris pertama di Jakarta tahun 1976 dengan jumlah penonton mencapai 220.083. Selain itu, film ini juga memenangi penghargaan di Festival Film Indonesia 1977 sebagai pemenang dalam kategori Film Terlaris 1976-1977.

Tak hanya membintangi film komedi, seperti Ateng Sok Aksi, Ateng Bikin Pusing, Ateng Pendekar Aneh, dll, Ateng juga tampil dalam acara Ria Jenaka di TVRI pada era 1980an. Ateng sendiri berperan sebagai Bagong. 

Bisul di tenggorokan yang diderita pelawak bertubuh pendek ini membuatnya harus menjalani perawatan di RS Mitra Internasional, Jatinegara, Jakarta Timur. Hingga, Ateng menghembuskan nafas terakhirnya pada 6 Mei 2003.

Ditanggal yang sama, 6 Mei 2015 hari Rabu, komedian Ferrasta Soebardi atau akrab disapa Pepeng Jari-jari meninggal dunia di RS Puri Cinere, Depok, Jawa Barat. Pepeng meninggal dunia sekitar pukul 10.02 WIB akibat penyakit Multiple Sclerosis yang telah lama dideritanya.

Nama Pepeng sudah lama berkibar di dunia panggung hiburan, khususnya di dunia lawak. Kariernya bermula di masa kuliah. Dia mengikuti lomba lawak mahasiswa pada 1978 dan menjadi juara pertama. Juara keduanya adalah Krisna Purwana dan yang ketiga adalah Nana Krip. Akhirnya mereka pun membentuk grup dengan nama Sersan Prambors. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
20 Oktober 1968, Peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai hari libur nasional
Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:28 WIB
Peristiwa Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW selalu diperingati oleh umat Islam. Peristiwa perjalanan rit...
 Jaga kondusifitas wilayah, elemen masyarakat Kudus tandatangani deklarasi cinta damai
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:56 WIB
Menyikapi kejadian adanya unjuk rasa di berbagai daerah yang berujung anarkis, Forkopimda bersama se...
Polres dan elemen masyarakat Klaten deklarasi tolak anarkisme
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:58 WIB
Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten melaksanakan Deklarasi Bersama Menolak Unjuk Ras...
Bupati dan Polres klarifikasi buruh tak diundang dalam deklarasi damai
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:56 WIB
Deklarasi Subang Cinta Damai yang diselenggarakan di Aula Pemda banyak dipertanyakan karena tidak me...
 Alami kekerasan, jurnalis Malang raya gelar demo diam 
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:58 WIB
Wartawan yang tergabung dalam berbagai lembaga seperti PWI, AJI, IJTI dan PFI melakukan aksi demo di...
Polsek Megamendung gelar Operasi Yustisi sasar pelanggar prokes
Senin, 19 Oktober 2020 - 10:46 WIB
Tim gabungan pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) Polsek Megamendung, Koramil, dan Sat Pol PP ...
19 Oktober 1999, Lepasnya provinsi termuda dari Ibu Pertiwi
Senin, 19 Oktober 2020 - 08:34 WIB
Timor Timur merupakan sebuah wilayah bekas koloni Portugis yang dianeksasi oleh militer Indonesia me...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga malam hari ini
Minggu, 18 Oktober 2020 - 16:35 WIB
Wilayah Jabodetabek masih berpeluang diguyur hujan pada sore hingga malam hari nanti.
Warga Jember temukan mayat di hutan Gunung Manggar
Minggu, 18 Oktober 2020 - 16:10 WIB
Dua orang warga menemukan sesosok mayat lelaki tanpa identitas di di hutan Gunung Manggar, Dusun Dem...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat sore hingga petang hari ini
Minggu, 18 Oktober 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jawa Barat berpeluang diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV