Pengamat : Pertemuan AHY dengan Presiden Jokowi redakan suasana panas
Elshinta
Sabtu, 04 Mei 2019 - 22:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pengamat : Pertemuan AHY dengan Presiden Jokowi redakan suasana panas
Foto: Istimewa/Elshinta.

 

Elshinta.com - Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan AHY dipandang pengamat politik Veri Muhlis Arifuzzaman sebagai hal yang positif. Di tengah nuansa yang masih hangat, sisa-sisa panas pilpres, pertemuan para pemimpin kekuatan politik diharapkan bisa meredakan suasana. Bahkan jika pertemuan itu menghasilkan konsesi berupa jatah kursi kementerian atau kursi politik apapun, Veri memadangnya sebagai hal wajar. 
 
“Sepanjang tujuannya adalah kerukunan politik yang muaranya pada kerukunan warga dan pendukung kedua kubu, saya rasa jatah-jatahan kursi politik model begitu bisa dipahami. Pak Jokowi cukup punya pengalaman merangkul kekuatan politik nasional. Jadi demi kepentingan kerukunan nasional, hal demikian bukanlah sesuatu yang tabu,” demikian disampaikan Veri saat dihubungi wartawan.
 
Direktur Lembaga Survei Konsep Indonesia ini menambahkan, agenda terpenting ke depan adalah menjaga bangsa agar tidak terpecah menjadi dua kubu. Yang kalah harus legawa dan yang menang wajib merangkul yang kalah. Merangkul yang kalah, akan merekatkan pendukung. Veri menilai, pilpres 2019 memang merupakan pilpres terpanas sepanjang sejarah, ada semacam suasana terbelah di masyarakat. Bahkan suasana demikian juga tergambar di negara lain. Ia mencontohkan para pedagang di Mekkah atau Madina saja hapal salam masing-masing capres dan menyebut Jokowi atau Prabowo.
 
“Setelah rekapitulasi dan keputusan KPU keluar, siapapun yang kalah wajib mengakui hasilnya. Tunjukan pada rakyat bahwa sikap ksatria adalah warisan paling indah untuk generasi mendatang. Terpilih atau tersingkir adalah hal biasa. Apalagi semua sudah punya pengalaman. Ini kan pertarungan ulang, jadi ya ulangilah apa yang terjadi di pilpres lalu, semua saling mengakui dan saling menghormati,” pungkasnya.
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Demokrat: Pesan SBY jaga martabat partai
Sabtu, 15 Juni 2019 - 21:16 WIB
Elshinta.com - Kepala Divisi Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean m...
Presiden Jokowi bicara soal rekonsiliasi
Jumat, 14 Juni 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, rekonsiliasi dengan pasangan calo...
Demokrat akan respons aspirasi GMPPD
Jumat, 14 Juni 2019 - 16:13 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Agus Hermanto mengatakan partainya akan ...
Presiden sebut tak ada jatah-jatahan kursi menteri
Kamis, 13 Juni 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo menyebut sejak awal pembentukan kabinetnya, ...
KPU gelar rapat pleno sebelum serahkan bukti gugatan pemilu ke MK 
Rabu, 12 Juni 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, KPU menggelar rapat pleno sebelum menyerahka...
Muhammadiyah: Sifat positif perlu mewarnai proses politik
Rabu, 05 Juni 2019 - 09:38 WIB
Elshinta.com - Sifat positif yang ada pada diri manusia perlu hadir dan mewarnai semua pro...
TKN nilai Pertemuan Jokowi dengan AHY dan Zulkifli hanya minta masukan politik
Selasa, 28 Mei 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) 01, Arsul Sani, mengatakan pertemua...
Caleg PDIP diharapkan jadi penyambung lidah rakyat
Senin, 27 Mei 2019 - 12:59 WIB
Elshinta.com - Pengamat politik dari Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Ch...
Tak ganggu investasi, Menperin sebut Aksi 22 Mei `hiccup` berdemokrasi
Sabtu, 25 Mei 2019 - 09:39 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyebut aksi massa pad...
KPK dan LIPI akan bahas penyempurnaan UU Parpol
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:49 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once