MemoRI 05 Mei
Petisi 50 ungkapan keprihatinan Pancasila sebagai alat untuk mengancam saingan politik
Elshinta
Penulis : Widodo | Editor : Administrator
Petisi 50 ungkapan keprihatinan Pancasila sebagai alat untuk mengancam saingan politik
Ali Sadikin dan Petisi 50 AH Nasution, dan HR Dharsono. (Foto: Wikipedia)

Elshinta.com - Petisi 50 sebuah dokumen berisi protes penggunaan filsafat negara Pancasila oleh Presiden Soeharto terhadap lawan-lawan politiknya. Petisi diterbitkan 5 Mei 1980 di Jakarta sebagai sebuah "Ungkapan Keprihatinan" dan ditandatangani oleh 50 orang tokoh terkemuka Indonesia.

Di antaranya Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jenderal Nasution, mantan Kapolri Hoegoeng Imam Santoso, mantan gubernur Jakarta Ali Sadikin, dan mantan Perdana Menteri Burhanuddin Harahap dan Mohammad Natsir.

Para penandatangan petisi itu menyatakan bahwa presiden Soeharto telah menganggap setiap kritik terhadap dirinya sebagai kritik terhadap ideologi negara Pancasila. Soeharto menggunakan Pancasila "sebagai alat untuk mengancam musuh-musuh politiknya".

Pemerintah Orde Baru mengeluarkan instruksi yang mengharuskan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib di departemen-departemen pemerintahan, sekolah-sekolah, tempat-tempat kerja, dengan maksud menghindarkan ancaman-ancaman ideologis komunisme dan Islam politik, pada 1978. Instruksi ini mengundang kritik dari kaum intelektual.

Pada rapat umum dengan para pimpinan angkatan ABRI tanggal 27 Maret 1980 di Balai Dang Merdu, Pekanbaru, Riau, Soeharto mengatakan bahwa ABRI telah berjanji untuk melindungi Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 dari kemungkinan-kemungkinan amendemen.

Soeharto juga berkata ABRI harus memilih mitra-mitra politik yang benar yang telah terbukti bersedia mempertahankan Pancasila dan UUD 1945. Pidato-pidato Soeharto itu mengundang tanggapan-tanggapan yang keras sehingga muncul Petisi 50. Nama Petisi 50 dipilih karena petisi ini ditandatangani 50 tokoh terkemuka Indonesia. (id.wikipedia.org)

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga malam hari ini
Kamis, 29 Oktober 2020 - 17:36 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada sore hingga malam hari ini.
Jualan miras, warkop di Pantura Tuban terjaring razia petugas 
Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:32 WIB
Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban bersama dengan Polres T...
Duka dunia penerbangan, Lion Air PK-LQP JT 610 jatuh tewaskan seluruh penumpang dan awak
Kamis, 29 Oktober 2020 - 09:12 WIB
Jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dengan nomor registrasi PK-LQP seakan menambah panjang catatan buru...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat siang hingga sore hari ini
Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:25 WIB
Wilayah Jawa Barat berpotensi diguyur hujan pada siang hingga sore hari ini.
28 Oktober 1928, Ikrar pemuda satukan Indonesia 
Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:29 WIB
`Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kami poetr...
Kepulan asap keluar di depan Masjid Istiqlal akibat kabel listrik terbakar
Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:55 WIB
Kepulan asap sempat keluar di depan Masjid Istiqlal akibat adanya kabel listrik yang ditanam di bawa...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat malam hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:11 WIB
Wilayah Jawa Barat masih berpotensi diguyur hujan hingga malam hari.
5 orang terduga perusuh di Jember ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2020 - 18:57 WIB
Aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menangkap lima orang yang diduga terlibat kerusuhan saat...
Peringatan dini cuaca Banten siang hingga sore hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:38 WIB
Wilayah Banten berpotensi diguyur hujan pada siang hingga sore hari nanti.
Sepekan menghilang, pencarian tiga anak di Langkat terus dilakukan 
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:12 WIB
Hilangnya tiga bocah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara hingga kini masih misteri. Namun upaya pen...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV