Alasan mudah mengantuk saat puasa
Elshinta
Senin, 06 Mei 2019 - 11:08 WIB |
Alasan mudah mengantuk saat puasa
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2YdL1VP

Elshinta.com - Anda pernah merasa mengantuk di siang hari? Apalagi saat menjalani ibadah puasa seperti sekarang ini, rasa kantuk terkadang terasa semakin besar, bukan? Jika ya, maka coba periksa jenis makanan yang Anda konsumsi saat sahur.

Seperti dikutip dari Medical News Today, Senin (6/5) makanan kaya karbohidrat menjadi salah satu penyebab orang merasa lebih mengantuk ketimbang jenis makanan lainnya.

Beberapa peneliti meyakini seseorang akan merasa lebih mengantuk setelah makan karena tubuhnya memproduksi serotonin lebih banyak. Serotonin merupakan hormon yang memainkan peran dalam regulasi mood dan siklus tidur.

Ada sejumlah makanan yang mengandung karbohidrat lebih tinggi antara lain nasi, roti, kue, camilan kue kering, susu, makanan mengandung gula seperti permen.

Namun, bukan berarti Anda tak boleh mengonsumsi karbohidrat saat sahur. Ahli gizi dr Jovita Amelia, Msc, SpGK pernah menyarankan karbohidrat kompleks semisal nasi merah ketimbang karbohidrat sederhana (nasi putih) saat sahur agar tubuh energi secara perlahan sehingga tak mudah merasa lapar.

Porsi karbohidrat yang dia sarankan 50-60 persen dalam piring makan Anda saat sahur.

Jika Anda ingin mengonsumsi makanan manis, pilihlah yang berasal dari karbohidrat kompleks seperti sayuran, buah dan umbi-umbian.

Selain itu, agar tak lemas saat berpuasa, sebaiknya penuhi kebutuhan zat besi dan cairan. Zat besi bisa Anda dapatkan dari makanan seperti ikan, hati, kacang kedelai, bayam, biji wijen dan tahu.

Sementara untuk cairan, penuhi delapan gelas per hari yang dibagi dua gelas saat berbuka puasa, dua gelas setelah makan besar, dua gelas sebelum tidur atau setelah salat tarawih dan dua gelas saat sahur.

Jovita mengingatkan, selain pemilihan jenis karbohidrat, penuhi juga asupan protein (15-20 persen) dan lemak (20-25 persen) saat sahur. "Sahur harus makanan pokok, protein dari lauk pauk. Porsi banyak sayuran dan buah, lalu karbohidrat kompleks untuk menjaga energi," kata dia, demikian dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Moms, yuk kenali ciri autisme pada anak
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Autisme pada anak bisa Anda deteksi sejak dini, terutama di lima tahun pertama kehi...
 LPPOM MUI DKI lakukan sosialisasi produk halal kepada pelajar
Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM M...
Miris dengan kondisi RSHS, Ridwan Kamil resmikan Rumah Singgah Humanis
Rabu, 21 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Kondisi koridor Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung yang sering dipenuhi ...
 Ini yang akan terjadi pada kulit saat kita stres
Selasa, 20 Agustus 2019 - 11:10 WIB
Elshinta.com - Setiap orang pasti pernah menghadapi masalah. Jika masalah tersebut tak segera tersel...
CDC selidiki penyakit paru-paru akibat rokok elektrik
Senin, 19 Agustus 2019 - 18:23 WIB
Elshinta.com - Pusat bagi Pemantauan dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sedang menyelid...
Ahli: Usia 40 tahun sebaiknya periksa kondisi jantung 
Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:07 WIB
Elshinta.com - Ahli jantung Dr. Dyana Dyana Sarvasti dr., SpJP (K) mengatakan jika seseorang yang s...
 Cegah peredaran narkoba, Polres Kudus-PO Bus tes urine supir
Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:48 WIB
Elshinta.com - Tim Satuan Reserse Narkoba bersama Urdokkes Polres Kudus  Jawa Tengah menggelar ins...
RSUI bertekad jadi rujukan internasional
Selasa, 13 Agustus 2019 - 19:54 WIB
Elshinta.com - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) resmi membuka layanan canggih kateterisasi...
Dinkes Kota Pekanbaru mulai kekurangan stok masker
Selasa, 13 Agustus 2019 - 12:11 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mengajukan sebanyak 210.000 masker tambahan ke Dinas K...
Dinkes pastikan stok obat cukup untuk tangani pasien ISPA di Pekanbaru
Selasa, 13 Agustus 2019 - 11:43 WIB
Elshinta.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Riau memastikan stok obat bagi pasien Infeks...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)