Sebab nista agama, Ahok pun dipenjara
Elshinta
Kamis, 09 Mei 2019 - 08:08 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Sebab nista agama, Ahok pun dipenjara
Sidang vonis Ahok. Foto: https://bit.ly/2WvgVMS/Elshinta.

Elshinta.com - Penggalan Surat Al Maidah ayat 51 untuk mengilustrasikan isu SARA yang digiring lawan politiknya demi mengalahkannya pada Pilkada Bangka Belitung yang disampaikan di hadapan warga Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 ternyata berbuntut panjang. Bahkan, pidato yang tersebar luas di media sosial tersebut membawanya berurusan dengan hukum. 

Mungkin tak terfikir oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok jika pidato yang divideokan dan kemudian diunggah di media sosial Youtube tersebut menjadi masalah yang melilitnya hingga berujung penjara. 

Video pidato Ahok yang mengutip penggalan Surat Al Maidah ayat 51 tersebut memang menimbulkan kontroversi. Pelaporan atas dugaan penistaan agama oleh Ahok pun dilakukan Habib Novel Chaidir ke kepolisian dengan nomor lapor LP/1010/X/2016. 
 
Ahok pun harus berurusan dengan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan. Meski di beberapa kesempatan, Ahok sendiri sudah meminta maaf secara terbuka.

Aparat memang tak bisa main-main dalam memproses kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok, terlebih dengan adanya desakan kelompok masyarakat yang dilakukan dalam bentuk aksi demonstrasi secara masif di beberapa wilayah. 

Hari-hari berikutnya, Ahok menjalani proses persidangan. Ahok didakwa melakukan penodaan agama. Ahok didakwa dengan dua pasal alternatif, yakni pasal 156 huruf a KUHP atau pasal 156 KUHP. 

Selasa, 9 Mei 2017, setelah menjalani beberapa kali persidangan. Majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersalah dalam kasus penodaan agama dan dihukum penjara selama 2 tahun. 

"Menyatakan Ir Basuki Tjahaja Purnama terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penodaan agama dan menjatuhkan pidana penjara 2 tahun dan memerintahkan terdakwa ditahan," tegas Dwiarso dalam persidangan di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ditjen PAS jelaskan kronologi penyalahgunaan izin berobat Setnov
Minggu, 16 Juni 2019 - 11:19 WIB
Elshinta.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM menjel...
MK diminta independen sebagai penjaga konstitusi
Sabtu, 15 Juni 2019 - 21:38 WIB
Elshinta.com - Mahkamah Konstitusi (MK)  didesak mampu menjalankan kewajibannya sebag...
Polisi: Pemeriksaan Kivlan terkait dana dari Habil Marati
Sabtu, 15 Juni 2019 - 20:38 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya menyatakan pemeriksaan Kivlan Zen (KZ) sebagai saksi atas ...
Penangguhan penahanan 100 tersangka kericuhan Mei sesuai prosedur
Sabtu, 15 Juni 2019 - 19:38 WIB
Elshinta.com - Polda Metro Jaya menyatakan penangguhan penahanan untuk 100 dari 447 tersangka k...
Soal gugatan Pilpres, Mahfud jelaskan beda diterima dan dikabulkan
Sabtu, 15 Juni 2019 - 16:37 WIB
Elshinta.com - Guna meluruskan penyebutan istilah dalam kasus gugatan Pilpres 2019 yang di...
MK sebut tidak ada ancaman untuk hakim konstitusi
Sabtu, 15 Juni 2019 - 14:50 WIB
Elshinta.com - Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi (MK) Fa...
Saksi sebut Romahurmuziy tidak mengetahui Muwafaq serahkan uang
Sabtu, 15 Juni 2019 - 11:07 WIB
Elshinta.com - Sidang kasus dugaaan suap jabatan di Kementerian Agama kembali digelar di Pengad...
Polisi tangkap penyebar hoaks kasus Kivlan Zen
Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:16 WIB
Elshinta.com - Polisi menangkap YM (32) yang merupakan pelaku penyebaran hoaks seolah-olah...
Kivlan Zein enggan berkomentar terkait pemeriksaannya
Sabtu, 15 Juni 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen, Jumat (14...
Kemenkumham pindahkan Setnov ke lapas Gunung Sindur Bogor
Sabtu, 15 Juni 2019 - 07:14 WIB
Elshinta.com - Setelah ramai ketahuan narapidana kasus korupsi KTP-el bebas pelesiran di P...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once