Prabowo sebut penetapan UBN tersangka upaya kriminalisasi ulama
Elshinta
Kamis, 09 Mei 2019 - 08:29 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Prabowo sebut penetapan UBN tersangka upaya kriminalisasi ulama
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto bersama tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) memberikan keterangan kepada wartawan di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/5). Sumber foto: https://bit.ly/2VacmWX

Elshinta.com - Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa pemanggilan Ustad Bachtiar Nasir (UBN) dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri sebagai upaya kriminalisasi terhadap ulama.

"Kami menganggap bahwa ini sebagai upaya kriminalisasi terhadap ulama dan juga upaya untuk membungkam pernyataan-pernyataan sikap dari tokoh-tokoh masyarakat dan unsur-unsur elemen dalam masyarakat," kata Prabowo saat konferensi pers di kediamannya Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu (8/5).

Prabowo menilai hal itu memprihatinkan dengan mulai adanya pemanggilan-pemanggilan terhadap beberapa unsur tokoh pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

"UBN yang dinyatakan tersangka oleh Kepolisian RI mengenai kasus yang sudah lewat (tahun) 2017 yang lalu dan dari berbagai segi telah diperiksa sebetulnya tidak ada unsur kejahatan atau unsur pidana dalam peristiwa tersebut," kata Prabowo, dikutip Antara.

Menurutnya, kasus lama UBN diangkat kembali setelah adanya tindakan pernyataan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional III di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Prabowo menjelaskan bahwa demokrasi dan kehidupan konstitusi menjamin hak setiap individu menyatakan pendapat. Ini adalah hak yang paling mendasar dalam kehidupan sebuah demokrasi.

"Kami terus mengimbau pihak berwenang untuk meneliti kembali, mengkaji kembali, kami mengatakan bahwa saudara UBN tidak bersalah sama sekali," ucap Prabowo. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Demokrat: Pesan SBY jaga martabat partai
Sabtu, 15 Juni 2019 - 21:16 WIB
Elshinta.com - Kepala Divisi Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean m...
Presiden Jokowi bicara soal rekonsiliasi
Jumat, 14 Juni 2019 - 17:12 WIB
Elshinta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, rekonsiliasi dengan pasangan calo...
Demokrat akan respons aspirasi GMPPD
Jumat, 14 Juni 2019 - 16:13 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Agus Hermanto mengatakan partainya akan ...
Presiden sebut tak ada jatah-jatahan kursi menteri
Kamis, 13 Juni 2019 - 06:17 WIB
Elshinta.com - Presiden Indonesia Joko Widodo menyebut sejak awal pembentukan kabinetnya, ...
KPU gelar rapat pleno sebelum serahkan bukti gugatan pemilu ke MK 
Rabu, 12 Juni 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, KPU menggelar rapat pleno sebelum menyerahka...
Muhammadiyah: Sifat positif perlu mewarnai proses politik
Rabu, 05 Juni 2019 - 09:38 WIB
Elshinta.com - Sifat positif yang ada pada diri manusia perlu hadir dan mewarnai semua pro...
TKN nilai Pertemuan Jokowi dengan AHY dan Zulkifli hanya minta masukan politik
Selasa, 28 Mei 2019 - 12:24 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) 01, Arsul Sani, mengatakan pertemua...
Caleg PDIP diharapkan jadi penyambung lidah rakyat
Senin, 27 Mei 2019 - 12:59 WIB
Elshinta.com - Pengamat politik dari Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Ch...
Tak ganggu investasi, Menperin sebut Aksi 22 Mei `hiccup` berdemokrasi
Sabtu, 25 Mei 2019 - 09:39 WIB
Elshinta.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyebut aksi massa pad...
KPK dan LIPI akan bahas penyempurnaan UU Parpol
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:49 WIB
Elshinta.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, KPK b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once