Rekapitulasi suara di Kabupaten Bekasi diwarnai kericuhan
Elshinta
Kamis, 09 Mei 2019 - 22:03 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Rekapitulasi suara di Kabupaten Bekasi diwarnai kericuhan
Foto: Istimewa/Elshinta.

Elshinta.com - Proses rekapitulasi suara Pemilu 2019 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu kemarin (8/5), sempat diwarnai kericuhan. Penyebabnya, beberapa saksi parpol curiga terjadi penggelembungan suara 10.000 untuk caleg DPR RI.

Kericuhan ini diceritakan Jiovano Nahampun, saksi dari PDIP, di Bekasi, Kamis (9/5). Dia menyebut, kericuhan terjadi saat rekapitulasi untuk Kecamatan Babelan dan Tambun Selatan.
 
Di Kecamatan Babelan, kata dia, penggelembungan terjadi sekitar 300 suara per TPS untuk tingkat DPR. Hal yang sama terjadi di Kecamatan Tambun Selatan.
 
“Partai-partai yang dirugikan seperti Nasdem, PPP, PDIP, dan Hanura, keberatan dengan hasil penghitungan suara untuk tingkat DPR RI. Oleh sebab itu, partai-partai tersebut mendesak Panwas dan PPK menghitung ulang suara dengan membongkar kotak surat suara. Sebab indikasi penggelembungan suara disinyalir hingga hampir 10.000 suara,” tuturnya.
 
Kata Jiovano, kecurigaan ada penggelembungan itu sudah terendus sejak awal. Yaitu ketika beberapa saksi partai menemukan ketidakcocokan antara data jumlah suara pada DAA1 (Desa) dengan data C1. Dia pun protes karena KPU seakan membela PPK.
 
“KPU seolah setuju dengan PPK Babelan terkait pembacaan rekapitulasi menggunakan C1 Salinan. Padahal, menurut PKPU, pembacaan rekapitulasi di tingkat PPK harus menggunakan C1-Hologram, agar keabsahan dan menjadi legal hukum,” ucapnya.
 
Atas hal itu, kata dia, saksi PDIP memilih walk out alias WO. Sanksi PDIP menolak hasil PPK Babelan. Dia pun meminta Panwaslu untuk bertindak atas kasus ini.
 
Adapun untuk rekapitulasi Kacamatan Tambun Selatan diputuskan untuk dilakukan penghitungan ulang. Hingga saat ini, penghitungan ulang dengan membuka kotak C1 Plano untuk 10 desa masih dilakukan. 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPPU putuskan bersalah 3 pengusaha bangun jalan nasional wilayah I Sumut
Selasa, 20 Agustus 2019 - 21:44 WIB
Elshinta.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan bersalah terhadap tiga pengusaha...
21 pelajar asal Papua di Kudus dalam kondisi aman
Selasa, 20 Agustus 2019 - 21:36 WIB
Elshinta.com - Polres Kudus Jawa Tengah menjamin 21 pelajar asal Papua yang menuntut ilmu di sejum...
Jemaah haji khusus mulai kembali ke Tanah Air, Direktur Bina UHK pantau langsung di Bandara Jeddah
Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:57 WIB
Elshinta.com - Jemaah haji khusus mulai dipulangkan ke Tanah Air sejak Jumat (16/8) lalu. Direktur...
BNPB sosialisasi perangkat dan penilaian ketangguhan kabupaten/kota
Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:34 WIB
Elshinta.com - BNPB sosialisasikan penilaian ketangguhan kabupaten atau kota dalam menghadapi benc...
Keracunan hidangan malam Tirakatan, sejumlah warga masih dirawat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:09 WIB
Elshinta.com - Puluhan warga Desa Tambakboyo RT 1/1 Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, diduga keracu...
Wabup Jayawijaya minta aparat tindak pengucap rasisme
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:33 WIB
Elshinta.com - Wakil Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua, Marthin Yogobi minta aparat penegak hukum ...
Pendaftaran CPNS akan dibuka usai pelantikan Presiden
Selasa, 20 Agustus 2019 - 19:12 WIB
Elshinta.com - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 akan kembali dibuka setelah pela...
Sat Sabhara Polres Majalengka asah kemampuan Dalmas
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Dalam rangka meningkatkan kemampuan anggota, Satuan Sabhara Polres Majalengka mengg...
Menlu: Indonesia bangun ikatan kuat dengan Afrika di berbagai bidang
Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:47 WIB
Elshinta.com - Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia telah menjadikan Afrika sebag...
Gubernur Jabar resmikan rumah singgah untuk pasien RSHS
Selasa, 20 Agustus 2019 - 16:57 WIB
Elshinta.com - Gubernur Jawa Barat  M Ridwan Kamil atau Emil meresmikan Rumah Singgah Humanis ali...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)