Kemendag pastikan kelancaran distribusi bahan pokok
Elshinta
Jumat, 10 Mei 2019 - 09:06 WIB |
Kemendag pastikan kelancaran distribusi bahan pokok
Foto: Deni Suryanti/Radio Elshinta

Elshinta.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan kelancaran distribusi bahan pokok sampai ke lini terakhir sebelum konsumen pada Ramadan dan Lebaran 2019, yang dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya memberikan prioritas pengamanan dan kelancaran angkutan barang kebutuhan pokok.

"Terutama pada periode H-5 hingga H+3 Lebaran untuk beras, gula, terigu, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam, cabai, bawang, BBM, BBG, susu, air minum dalam kemasan, pupuk dan ternak," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Tjahja Widayanti saat dihubungi di Jakarta, Jumat (10/5).

Selain itu, lanjut Tjahja, dilakukan pengamanan kelancaran transportasi dan distribusi barang kebutuhan pokok di titik-titik lokasi kemacetan antara lain pasar tumpah, perbaikan infrastruktur, penyempita, dan jalan rusak.

"Kemudian, mengarahkan angkutan barang kebutuhan pokok ke jalur-jalur alternatif untuk menghindari kemacetan," papar Tjahja, dikutip Antara

Kemendag juga menyosialisasikan kebijakan angkutan atau transportasi darat dan pelabuhan menjelang dan sesudah Lebaran kepada seluruh pemangku kepentingan, baik pelaku usaha, jasa angkutan dan pemerintah serta pemerintah daerah.

Terakhir, Kemendag menertibkan kemungkinan terjadinya antrean di SPBU-SPBU di berbagai daerah agar tidak mengganggu akses jalan/distribusi barang kebutuhan pokok Kemendag Cq Dirjen Perdagangan Dalam Negeri telah mengirimkan surat kepada Dirjen Perhubungan Darat No:110/PDN/SD/4/2019 dan Dirjen Perhubungan Laut No:111/PDN/SD/4/2019, Kemenhub, terkait permintaan prioritas angkutan barang kebutuhan pokok menjelang Lebaran 2019. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Angka pernikahan dini di Kaltim masih tinggi, capai 13,9 persen
Minggu, 12 Juli 2020 - 08:57 WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat angka pernikahan usia dini masih tinggi yaitu...
Gunakan genset, Satgas TMMD Kodim 1709 gelar nobar bersama anak-anak Kampung Natabui
Minggu, 12 Juli 2020 - 08:49 WIB
Anggota Kodim 1709/Yawa yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 tahun...
MUI Makassar minta dilibatkan pemulasaran jenazah COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 - 21:29 WIB
Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meminta agar dilibatkan dala...
Jubir: Menggunakan masker lebih penting dari pelindung wajah
Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:52 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan penggunaan ma...
Secapa AD jadi klaster baru, pengamat: Perketat protokol kesehatan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:28 WIB
Pengamat intelijen, pertahanan, dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengatakan bahwa Sekolah Calon Per...
KSAD jelaskan kasus klaster Secapa AD bermula dari ketidaksengajaan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:42 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan awal mula kasus klast...
Galuh Pakuan siap angkat martabat Sunda dengan olahraga
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:29 WIB
Sejumlah Sesepuh Sunda bertekad meningkatkan harkat generasi Ki Sunda di bidang olahraga. Hal terseb...
Prajurit Brigif 18 Kostrad kembangkan sistem pertanian Budikdamber
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:14 WIB
Sejumlah program ketahanan pangan sudah lama disiapkan di Brigif Para Raider 18 Kostrad Jagung Kabup...
Kapolri apresiasi tim pemulasaran jenazah corona Polresta Malang Kota
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:56 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memberikan perhatian dan motivasi kepada tim pemulasaran jenazah ...
Pemerintah pastikan pemenuhan hak anak saat pandemi COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:40 WIB
Pemerintah akan memastikan hak setiap anak Indonesia terpenuhi selama pandemi COVID-19 melanda Tanah...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV