Solatun diamankan Polda Jabar, Unpas: Dia bukan dosen Unpas
Elshinta
Sabtu, 11 Mei 2019 - 13:18 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Solatun diamankan Polda Jabar, Unpas: Dia bukan dosen Unpas
Sumber Foto: https://bit.ly/2JsvEVk

Elshinta.com - Solatun Dulah Sayuti seorang pria warga yang berdomisili di Margahayu Raya Jalan Pluto Utara V Nomor 3 Kota Bandung yang mengaku sebagai dosen pascasarjana Universitas Pasundan Bandung, diamankan Polda Jabar, Kamis (9/5), karena mengunggah kalimat bernada ujaran kebencian dan provokasi mengenai aksi people power di media sosial facebook.

Rektor Universitas Pasundan Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si, M.Kom secara tegas membantah bahwa Solatun adalah dosen tetap di Universitas Pasundan (Unpas). "Nama Solatun tidak tercatat sebagai dosen tetap di Universitas Pasundan. Soal dia pernah mengajar, dosen bisa mengajar di beberapa perguruan tinggi, baik negeri ataupun swasta," kata Prof Eddy, Sabtu (11/5), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Nico Aquaresta.

Status dosen Solatun, kata Prof Eddy bisa dicek pada Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) dan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN). Menurut Prof Eddy tidak ada nama Solatun yang berbasis di Universitas Pasundan. 

"Faktanya dalam Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) tidak ada yang namanya Solatun. Yang kedua bisa juga dicek di nomor induk dosen nasional (NIDN) dia. Tidak ada nama Solatun yang berbasis di Unpas. Kalau saya lihat di google, dia (Solatun) adanya di perguruan tinggi di Sumatera. Jadi NIDN yang menyatakan homebase dosen di perguruan tinggi tersebut. Jadi sekarang nggak bisa mengaku-ngaku misalnya saya dosen universitas X. Statusnya bukan dosen (tetap) di Unpas," imbuh Prof Eddy.

Prof Eddy mengaku kaget dan sangat dirugikan atas pengakuan Solatun sebagai dosen Universitas Pasundan saat diamankan Polda Jabar. Apalagi menurut Prof Eddy saat ini Universitas Pasundan dalam posisi sedang naik daun pada pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia.

"Iya dong, Unpas merasa dirugikan. Dia mengajar di beberapa perguruan tinggi, mengapa menyebutkan Unpas. Pasti dia mengajar tidak hanya di Unpas. Kaget juga, karena kita dari posisi kita lagi, maaf, naik daun. Di pemeringkatan 4ICU, sekarang UniRangk, Unpas ada di posisi 3 besar PTS di Indonesia. Jumlah PTS di Indonesia sekitar 4.600-an. Unpas juga peringkat ke-19 dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia," ujar dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bea Cukai dan KLHK kembalikan impor limbah beracun ke negara asal
Rabu, 18 September 2019 - 19:06 WIB
Elshinta.com - Menindaklanjuti maraknya impor limbah plastik yang tercampur sampah dan limbah bahan ...
Cek peralatan dan data kewilayahan, Dandim 0614/Kota Cirebon kunjungi Koramil 0404
Rabu, 18 September 2019 - 18:06 WIB
Elshinta.com - Komandan Kodim (Dandim) 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Herry Indriyanto melakukan kunju...
Tingkat hunian hotel di Singkawang menurun karena kabut asap
Rabu, 18 September 2019 - 17:38 WIB
Elshinta.com - Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Singkawang, Kalimantan Barat bukan hanya membe...
PPID ujung tombak suksesnya program pemerintah di Lumajang
Rabu, 18 September 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Pejabat Pengelola Informasi dan Dukumentasi (PPID) dari setiap OPD dinilai menjadi ...
DPRD Jatim minta Pemerintah segera sahkan RUU P-KS
Rabu, 18 September 2019 - 15:03 WIB
Elshinta.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemerintah segera menges...
Menko Polhukam: Ada tiga masalah aktual perlu dicermati
Rabu, 18 September 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Menko Polhukam Wiranto menyampaikan adanya dinamika nasional dengan berbagai permas...
Apa alasan disahkannya UU Perkawinan?
Rabu, 18 September 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com - Undang-Undang (UU) Perkawinan yang mengubah usia minimal menikah telah disahkan. Untu...
Kualitas udara Palembang sentuh kategori berbahaya
Rabu, 18 September 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendata kualitas udara di Kota ...
Peneliti: Ada tiga kelompok bicara revisi UU KPK di medsos
Rabu, 18 September 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Peneliti Lembaga Penelitian, Pendidikan, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) meny...
Diduga bom, Tim Gegana amankan sebuah pipa besi
Rabu, 18 September 2019 - 13:30 WIB
Elshinta.com - Tim Gegana Brimob Polda Nusa Tenggara Barat mengamankan sebuah pipa besi dengan pan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)