Lanjutkan studi, Wakapolres Kudus diganti
Elshinta
Sabtu, 11 Mei 2019 - 21:28 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Lanjutkan studi, Wakapolres Kudus diganti
Sumber foto: Sutini/Radio Elshinta

Elshinta.com - Menjabat sebagai Wakapolres Kudus selama 2,5 tahun, Komisaris Polisi (Kompol) Muhammad Ridwan pamit dari jabatannya. Ridwan akan melanjutkan sekolah kepemimpinan (Sespim) di Jakarta selama sekitar tujuh bulan. Polres Kudus menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab), upacara yang digelar di halaman Polres Kudus langsung dipimpin Kapolres Kudus AKBP Saptono.

Wakapolres Kudus, Kompol Muhammad Ridwan digantikan oleh Kompol Billy Andha Hildiario Budiman dari Kasi Yanmin Dit Intelkam Polda Jateng. Billy mengaku tidak kesulitan untuk menyesuaikan iklim di Polres Kudus. Sebab, ia tercatat pernah menjadi Kasat Lantas Polres Kudus selama 1,5 tahun pada tahun 2014.
 
Kompol Muhammad Ridwan mengaku terkesan selama bekerja di Polres Kudus, tidak hanya keramahan rekan kerja dan masyarakatnya, Ridwan juga terkesan dengan makanan khas Kudus. "Terimakasih atas kerjasamanya selama ini," katanya, Sabtu (11/5) seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.

Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP Saptono menyampaikan ucapan terima kasih kepada mantan Wakapolres Kompol Muhammad Ridwan, sekaligus menyambut Wakapolres yang baru Billy Andha Hildiario Budiman. 

“Kami mengucapkan terima kasih selama ini sudah banyak membantu di Polres Kudus. Begitu juga dengan Ibu Ridwan yang telah banyak membantu istri saya dalam membina kegiatan Bhayangkari Polres," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bea Cukai dan KLHK kembalikan impor limbah beracun ke negara asal
Rabu, 18 September 2019 - 19:06 WIB
Elshinta.com - Menindaklanjuti maraknya impor limbah plastik yang tercampur sampah dan limbah bahan ...
Cek peralatan dan data kewilayahan, Dandim 0614/Kota Cirebon kunjungi Koramil 0404
Rabu, 18 September 2019 - 18:06 WIB
Elshinta.com - Komandan Kodim (Dandim) 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Herry Indriyanto melakukan kunju...
Tingkat hunian hotel di Singkawang menurun karena kabut asap
Rabu, 18 September 2019 - 17:38 WIB
Elshinta.com - Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Singkawang, Kalimantan Barat bukan hanya membe...
PPID ujung tombak suksesnya program pemerintah di Lumajang
Rabu, 18 September 2019 - 17:06 WIB
Elshinta.com - Pejabat Pengelola Informasi dan Dukumentasi (PPID) dari setiap OPD dinilai menjadi ...
DPRD Jatim minta Pemerintah segera sahkan RUU P-KS
Rabu, 18 September 2019 - 15:03 WIB
Elshinta.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemerintah segera menges...
Menko Polhukam: Ada tiga masalah aktual perlu dicermati
Rabu, 18 September 2019 - 14:54 WIB
Elshinta.com - Menko Polhukam Wiranto menyampaikan adanya dinamika nasional dengan berbagai permas...
Apa alasan disahkannya UU Perkawinan?
Rabu, 18 September 2019 - 14:27 WIB
Elshinta.com - Undang-Undang (UU) Perkawinan yang mengubah usia minimal menikah telah disahkan. Untu...
Kualitas udara Palembang sentuh kategori berbahaya
Rabu, 18 September 2019 - 13:59 WIB
Elshinta.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendata kualitas udara di Kota ...
Peneliti: Ada tiga kelompok bicara revisi UU KPK di medsos
Rabu, 18 September 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Peneliti Lembaga Penelitian, Pendidikan, Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) meny...
Diduga bom, Tim Gegana amankan sebuah pipa besi
Rabu, 18 September 2019 - 13:30 WIB
Elshinta.com - Tim Gegana Brimob Polda Nusa Tenggara Barat mengamankan sebuah pipa besi dengan pan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)