Polisi: Penyebab kebakaran Kampung Bandan bukan ledakan tabung gas
Elshinta
Minggu, 12 Mei 2019 - 12:24 WIB |
Polisi: Penyebab kebakaran Kampung Bandan bukan ledakan tabung gas
Sumber Foto: https://bit.ly/30eBoHZ

Elshinta.com - Polisi mengatakan penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah di Kampung Bandan RW05, Ancol, Jakarta Utara, bukan disebabkan oleh ledakan tabung gas.

"Saksi yang kita periksa ada empat tapi tidak ada yang mendengar bunyi ledakan, sehingga kami bisa simpulkan sementara bahwa (kebakaran) itu bukan berasal dari tabung gas," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Minggu (12/5). 

Pihaknya hari ini dijadwalkan akan menggelar olah TKP bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mencari penyebab kebakaran. "Mungkin ada penyebab lain, bisa dari korsletring listrik atau ada sumber api lain, nanti akan kami lakukan penyelidikan," ujarnya, dikutip Antara.

Budhi menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, kebakaran terjadi pada pukul 14.30 WIB, saat itu seorang warga melihat ada api dibelakang rumahnya.

Angin yang saat itu cukup besar membuat api dengan cepat merembet dan menyambar bangunan lainnya.

Dia mengatakan api berhasil dipadamkan dalam waktu tiga jam berkat kesigapan personel Damkar dari Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan harus mengerahkan 27 unit kendaraan pemadam untuk menjinakkan si jago merah.

Dua orang petugas damkar juga harus dilarikan ke rumah sakit. Keduanya pingsan akibat sesak nafas karena menghirup asap saat berjibaku dengan si jago merah.

Keduanya dilarikan ke RSUK Pademangan untuk mendapat perawatan dan dilaporkan sudah dalam kondisi baik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KM Santika Nusantara terbakar, 54 penumpang dievakuasi nelayan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:55 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 54 penumpang berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal nelayan yang berada di se...
Korban tewas akibat miras oplosan di Tasikmalaya jadi tiga orang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:38 WIB
Elshinta.com - Korban tewas akibat menenggak minuman keras oplosan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa B...
Kera serang bayi, BKSDA turun tangan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:26 WIB
Elshinta.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah memburu kera liar yang menyer...
Dua pekerja WNI meninggal tertimpa dinding beton di Malaysia
Rabu, 21 Agustus 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Dua pekerja konstruksi yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) meninggal tertim...
Pesawat Dimonim tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya 
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 15:38 WIB
Elshinta.com - Sebuah pesawat Dimonim dengan nomor penerbangan PK-HVL tergelincir saat mendarat di...
Panglima TNI siap kerahkan Hercules padamkan karhutla
Rabu, 14 Agustus 2019 - 10:46 WIB
Elshinta.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan rencana pengerahan pesawat Hercule...
Meski mulai padam, Karhutla Gunung Ciremai terus dipantau
Selasa, 13 Agustus 2019 - 17:48 WIB
Elshinta.com - Kapolres Majalengka AKBP Mariyono bersama rombongan terus melakukan peninjauan ke l...
Pura Puncak Kedaton dipastikan aman dari kebakaran di Gunung Batukaru
Selasa, 13 Agustus 2019 - 14:34 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali memastikan Pura Luhur Punc...
Selasa subuh, kabut asap di Pontianak makin pekat
Selasa, 13 Agustus 2019 - 06:09 WIB
Elshinta.com - Kabut asap di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (13/8) subuh, makin pekat hi...
Puluhan warga Dharmasraya Sumbar keracunan usai makan lontong sayur, satu orang meninggal
Sabtu, 10 Agustus 2019 - 14:12 WIB
Elshinta.com - Puluhan ibu-ibu wirid yasinan mingguan di Jorong Koto Tuo, Kenagarian Siguntur, ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)