Dinkes Tanjungpinang imbau warga waspadai cacar monyet
Elshinta
Minggu, 12 Mei 2019 - 17:57 WIB |
Dinkes Tanjungpinang imbau warga waspadai cacar monyet
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam memeriksa sarang jentik. Sumber foto: https://bit.ly/2LE31Hh

Elshinta.com - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mengimbau warga untuk mewaspadai virus cacar monyet atau Monkeypox yang ditemukan pertama kali di Singapura.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Minggu (12/5) mengatakan, warga harus berhati-hati jika berwisata ke negara yang terdapat penderita penyakit cacat monyet tersebut.

Di Singapura, kata dia terdapat belasan penderita cacar monyet, namun mendapat penanganan yang serius dari pemerintah setempat. "Bahkan juru medis yang sempat menangani penderita penyakit itu, juga diisolasi," katanya, dikutip Antara.

Rustam mengemukakan potensi virus cacar monyet masuk ke Kota Tanjungpinang tidak besar, karena Singapura menangani para penderita dengan baik. Meski demikian, Pemerintah Tanjungpinang tetap melakukan berbagai upaya pencegahan, dan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Balai Karantina Kesehatan di Pelabuhan.

"Upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyebaran virus itu tetap dilakukan di pintu keluar dan masuk Tanjungpinang," katanya.

Ia mengatakan Diskes Tanjungpinang mengikuti perkembangan proses penanganan kesehatan yang dilakukan Pemerintah Singapura terhadap penderita cacar monyet.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPOM tarik peredaran Ranitidin dan Albothyl, ini penjelasannya
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 13:24 WIB
Elshinta.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik produk Ranitidin dan Albothyl dari per...
Satgas Yonif 411 Kostrad gelar Posyandu dan pengobatan gratis di perbatasan RI-PNG
Jumat, 11 Oktober 2019 - 15:46 WIB
Elshinta.com - Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, pra...
Cegah stunting, Kemenkominfo ajak milenial terapkan PHBS
Jumat, 11 Oktober 2019 - 10:22 WIB
Elshinta.com - Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak segenap kaum ...
Cegah penyakit kaki gajah, Pemkab Biak canangkan minum obat Filariasis
Senin, 07 Oktober 2019 - 09:27 WIB
Elshinta.com - Pemerintah kabupaten Biak Numfor Papua mencanangkan minum obat massal Filar...
Hati-hati, aroma tubuh ternyata bisa beri tahu kondisi kesehatan Anda
Minggu, 06 Oktober 2019 - 13:39 WIB
Elshinta.com - Aroma tubuh yang tidak menyenangkan bisa menjadi sumber rasa malu yang sang...
Ingin anak tidur nyenyak dan IQ tinggi? Yuk makan ikan 
Kamis, 03 Oktober 2019 - 09:58 WIB
Elshinta.com - Menurut studi dari Universitas Pennsylvania mengonsumsi ikan bisa membuat anak-a...
Benarkah kondisi kesehatan bisa dideteksi dari tangan? Ini faktanya
Selasa, 01 Oktober 2019 - 13:26 WIB
Elshinta.com - Saat tubuh mengalami masalah, maka akan ada gejala yang ditimbulkan. Gejala ini bisa ...
Kemenkes minta waspadai penyebaran virus polio dari Filipina
Selasa, 01 Oktober 2019 - 07:24 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI menyatakan, masyarakat Indonesia perlu me...
Cegah `Stunting` dengan makanan bergizi dan berikan ASI eksklusif
Sabtu, 28 September 2019 - 17:59 WIB
Elshinta.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Yovita Bulan Bonifasius, ...
Gawat! polusi udara pengaruhi kesehatan mental remaja
Jumat, 27 September 2019 - 09:08 WIB
Elshinta.com - Paparan polusi udara berkontribusi terhadap depresi, kecemasan dan masalah keseh...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin
Elshinta
Mochamad Solichin