Ikan asap jadi kuliner favorit di jalur pantura Probolinggo
Elshinta
Senin, 13 Mei 2019 - 16:33 WIB |
Ikan asap jadi kuliner favorit di jalur pantura Probolinggo
Sumber Foto: https://bit.ly/2Jws2Se

Elshinta.com - Ikan asap menjadi salah satu kuliner favorit yang diburu masyarakat yang melalui jalur pantai utara (pantura) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

"Ikan asap cukup laris manis diburu warga yang melintas di jalur pantura sejak awal Ramadan ini," kata pedagang ikan asap Siti Maimunah di Desa Taman Sari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Senin (13/5).

Menurutnya jumlah pembeli ikan asap di bulan puasa naik sampai 50 persen dibandingkan hari biasanya dan seiring dengan keberkahan momentum Ramadan 1440 Hijriah. "Biasanya omzet ikan asap pada hari biasa sekitar Rp500 ribu, namun kini omzet meningkat menjadi Rp1 juta," katanya.

Jalur pantura yang berada di Dusun Parsean tersebut menjadi salah satu jalur pemudik arah Bali–Surabaya atau sebaliknya, sehingga memberi keuntungan tersendiri bagi para pedagang ikan asap yang menjajakan dagangannya. "Untuk ikan asap yang laris dibeli adalah jenis ikan asap Cakalang karena sangat enak diolah dalam bentuk lalapan sambal," katanya, dikutip Antara.

Ia mengatakan, selama Ramadan mampu membawa uang sekitar Rp1 juta setiap harinya dari penjualan ikan asap dan hasil tersebut meningkat tajam dibanding hari biasanya yang mendapat penghasilan sekitar Rp 500 ribu per hari.

"Alhamdulillah mulai awal Ramadan, jualan ikan asap laris manis dibeli pelanggan dan paling diminati ikan asap Cakalang yang selalu terjual habis hampir setiap hari," katanya.

Untuk satu tusuk ikan asap, harganya bervariasi mulai Rp5 ribu hingga Rp50 ribu per ekornya, tergantung jenis ikan dan ukuran ikan asap. "Ikan asap merupakan olahan ikan segar yang dimasak dengan cara diasap dan ikan asap bisa dikatakan matang, jika warnanya sudah berubah menjadi kuning keemasan," katanya menjelaskan.

Teknik pengasapan sendiri, lanjut dia, merupakan salah satu khas warga Pendalungan Probolinggo dalam mengolah makanan ikan.

Menurutnya ikan asap selama Ramadan tidak hanya laris dibeli oleh warga sekitar, namun juga diburu para pemudik yang kebetulan melintas di jalur Pantura Probolinggo. "Setiap Ramadan para pedagang buka mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB, tetapi ada juga yang sampai malam," ujarnya.

Sementara salah seorang pembeli, Malinda mengaku membeli ikan asap di jalur Pantura Probolinggo sebagai oleh-oleh untuk keluarga. "Saya membeli 6 tusuk ikan asap Cakalang dan Patin untuk keluarga," katanya.

Menurutnya harga ikan asap murah dan bisa diolah menjadi berbagai masakan, namun ia suka mengolahnya dengan sambal karena rasanya enak.

Di lapak pedagang ikan asap yang berada di jalur pantura Kabupaten Probolinggo tidak hanya tersedia ikan asap jenis Cakalang, namun ada juga jenis ikan asap Patin, Pari, Marlin dan Cucut.

Sementara jumlah pedagang ikan asap sendiri di Desa Taman Sari jumlahnya sekitar belasan orang yang tersebar di sepanjang tepian jalur Pantura Probolinggo dengan lapak-lapak sederhana yang terbuat dari bilik kayu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kue keranjang Jatiwangi, kue legenda Ny. Pen Sun sejak 1976
Jumat, 17 Januari 2020 - 19:57 WIB
Perayaan Imlek bagi umat Buddha identik dengan kue keranjang atau Dodol Cina. Di Majalengka salah sa...
Populer di Indonesia, matcha miliki sejarah lebih dari 800 tahun
Selasa, 14 Januari 2020 - 16:55 WIB
Perjalanan matcha dari asal muasalnya di Jepang hingga menjadi booming di Indonesia melalui proses y...
Berburu cokelat halal di Belgia
Selasa, 14 Januari 2020 - 16:07 WIB
Menyebut nama Belgia. Apa yang terlintas di benak Anda? Apalagi, jika Anda berkesempatan berwisata k...
Durian Babel disebut memiliki citra rasa terbaik di dunia
Senin, 13 Januari 2020 - 08:18 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan menyebutkan cita rasa durian petani Babel ...
Usung konsep grab to go, The Harvest Express mudahkan gaya hidup pekerja kantoran
Kamis, 09 Januari 2020 - 14:50 WIB
Mengusung konsep Grab to Go, The Harvest Express berharap bisa menjadi bagian penting dalam kesehari...
Tips jitu memilih waralaba kuliner
Senin, 06 Januari 2020 - 14:15 WIB
Dalam memilih bisnis yang dipasarkan melalui franchising, baik itu bidang kuliner ataupun bidang lai...
Food Design Innovation Challenge lahirkan pengusaha kreatif di bidang makanan
Jumat, 13 Desember 2019 - 16:14 WIB
Sebanyak 10 finalis I-PLAN Food Design Innovation Challenge telah mempresentasikan inovasi produk m...
Aksi demo masak Chef Aiko dan Chef Muto di SIAL Interfood 2019
Rabu, 13 November 2019 - 19:25 WIB
Memeriahkan kegiatan ini, berbagai acara ditampilkan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh PT D...
100 pengusaha kuliner `unjuk rasa` di Pendopo Kota Bandung
Selasa, 12 November 2019 - 21:47 WIB
100 pengusaha kuliner hasil seleksi Bandung Economic Empowerment Centre (BEEC) melakukan `unjuk rasa...
Ini jenis-jenis boba yang biasa menemani bubble tea
Senin, 30 September 2019 - 17:57 WIB
Ternyata topping boba memiliki berbagai varian jenis dan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang berukur...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV