WhatsApp terancam bahaya spyware lewat panggilan telepon
Elshinta
Selasa, 14 Mei 2019 - 18:18 WIB |
WhatsApp terancam bahaya spyware lewat panggilan telepon
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2MqmqZi

Elshinta.com - Aplikasi pesan WhatsApp ditemukan memiliki celah keamanan yang dapat diinjeksi spyware yang akan menginfeksi ponsel melalui panggilan telepon, baik diangkat maupun tidak.

Celah keamanan ini pertama kali diberitakan oleh The Financial Times, spyware itu dibuat perusahaan keamanan intelijen NSO dari Israel, dikutip dari laman The Verge.

Setelah melakukan panggilan telepon, spyware akan mengaktifkan kamera dan mikrofon, memindai email dan pesan serta mengambil lokasi data pengguna. WhatsApp mengonfirmasi kabar spyware ini dan meminta pengguna mereka untuk segera memperbarui aplikasi.

"WhatsApp meminta pengguna untuk memperbarui aplikasi ke versi terkini, juga memperbarui sistem operasi ponsel demi melindungi potensi perangkat dieksploitasi yang menyasar informasi yang disimpan di ponsel," kata WhatsApp dalam keterangan tertulis.

Celah keamanan ini ditemukan awal Mei dan pekan lalu, seorang pengacara kasus hak asasi manusia di Inggris Raya diserang oleh program Pegasus dari NSO, menurut lembaga Citizens Lab.

WhatsApp sudah memblokir serangan tersebut dan sedang menyelidiki kasus tersebut.

Menurut sumber yang dirahasiakan, WhatsApp belum bisa menaksir jumlah perangkat yang diserang spyware tersebut.

NSO menyatakan menjual program Pegasus mereka ke lembaga pemerintah dan penegak hukum untuk memerangi tindakan kriminal dan terorisme, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Garap kacamata pintar, Facebook gandeng Ray-Ban
Rabu, 18 September 2019 - 12:20 WIB
Elshinta.com - Facebook dilaporkan telah menggarap kacamata Augmented Reality (AR) dalam beberapa ...
Kemkominfo luncurkan SIMONAS, platform rekrutmen talenta digital gratis
Kamis, 05 September 2019 - 15:04 WIB
Elshinta.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan platform national talent pool SIM...
Akun bos Twitter Jack Dorsey diretas, cuitkan kata-kata rasis
Sabtu, 31 Agustus 2019 - 12:29 WIB
Elshinta.com - Akun bos Twitter Inc, Jack Dorsey, diretas pada Jumat malam (30/8), dan mengirim cu...
Ingin lindungi akun Facebook, ikuti langkah berikut agar aman
Kamis, 29 Agustus 2019 - 21:29 WIB
Elshinta.com - Pengguna media sosial perlu khawatir terhadap keamanan akun mereka terutama jika su...
Google berhenti pakai nama makanan untuk Android
Minggu, 25 Agustus 2019 - 15:28 WIB
Elshinta.com - Google mulai tahun ini menghentikan tradisi menamai sistem operasi terbaru Android ...
Pemprov DKI luncurkan aplikasi e-Uji Emisi
Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:45 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan aplikasi Uji Emisi Elektronik...
 LIPI kembangkan aplikasi identifikasi kayu
Selasa, 30 Juli 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Pada Era Revolusi Industri 4.0 membuat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (...
Menkominfo ingatkan masyarakat hati-hati gunakan FaceApp
Rabu, 24 Juli 2019 - 07:10 WIB
Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengingatkan mas...
Kominfo imbau masyarakat hati-hati sebelum unduh aplikasi
Selasa, 23 Juli 2019 - 18:58 WIB
Elshinta.com - Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informati...
Bank Mandiri imbau nasabah tak gunakan M-Banking sementara
Sabtu, 20 Juli 2019 - 14:13 WIB
Elshinta.com - Bank Mandiri mengimbau nasabah untuk tidak menggunakan layanan Mobile Banki...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)